Connect With Us

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Kali Dekat Jembatan Pintu Air 10, Ini Ciri-cirinya

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:38

Mayat pria tanpa identitas ditemukan di Kali Cisadane, dekat Jembatan Pintu Air 10, MInggu 25 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNES.com-Warga menemukan mayat tanpa identitas mengambang di Kali Cisadane, Jembatan Pintu Air 10, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan pada Minggu 25 Agustus 2024, siang, oleh saksi inisial DS, 40, yang melintas di Kali Cisadane tepatnya di belakang Taman Ecopark.

Selanjutnya DS melaporkan temuan itu ke kantor pemadam kebakaran (Damkar) Kota Tangerang. Kemudian, petugas Damkar meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) mengevakuasi jenazah korban dari kolong Jembatan Pintu Air 10.

Kemudian, unit indentifikasi Polres Metro Tangerang Kota melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap mayat mister X tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan identitas dan tanda-tanda kekerasan, selanjutnya mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang,” kata Kapolsek Neglasari AKP Dickie Wahyudi, Senin 26 Agustus 2024.

Kapolsek menyebut ciri-ciri korban menggunakan kaos merah dan celana pendek abu-abu, perawakan gemuk, usia sekitar 34 tahun dengan tinggi 168 cm.

"Bagi masyarakat yang merasa kehilangan sanak keluarganya diimbau agar dapat segara menghubungi Polsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota," katanya.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

OPINI
Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Membaca Gibran, Rocky Gerung, dan Riuh Netizen

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:25

Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill