Connect With Us

Daftar ke KPU, Faldo-Fadhlin Janji Bereskan Masalah Kota Tangerang dalam 5 Tahun

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 29 Agustus 2024 | 18:46

Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Faldo Maldini-Fadhlin Akbar saat mendaftar ke Kantor KPU Kota Tangerang, Kamis 29 Agustus 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Faldo Maldini dan Fadhlin Akbar menjadi pasangan terakhir yang mendaftarkan diri sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang ke Kantor KPU setempat, Kamis 29 Agustus 2024.

Sebelum ke KPU, keduanya melakukan deklarasi berama kader dan partai pendukung di Alun-alun Ahmad Yani, Kota Tangerang. Kemudian keduanya menuju kantor KPU dengan diantar ratusan massa pendukung.

Faldo-Fadhlin tiba di kantor KPU sekitar puku 16.37 WIB. Keduanya terlihat mengenakan kemeja lengan panjang putih, peci dan celana panjang hitam. 

Sebelum masuk, mereka disambut dengan atraksi silat dan palang pintu khas Betawi. Selanjutnya, mereka menyerahkan berkas pendaftaran calon, dengan didampingi partai koalisi sepeti Gerindra, PSI, PAN, NasDem dan Perindo.

Kepada awak media, Faldo membeberkan visi misinya dalam mencalonkan diri yakni akan mempercepat perubahan di Kota Tangerang berlandaskan Akhlakul Karimah.

Sebab, banyak masalah yang masih harus dibereskan mulai dari sampah, infrastruktur, pelayanan pendidikan hingga kesehatan.

"Kita ingin semua orang-orang yang ada di pemerintahan bersama masyarakat, diberikan parameter yang jelas dan terukur dalam menyelesaikan masalah, sehingga dalam jangka waktu 5 tahun masalah itu selesai," jelasnya.

Ia pun menyinggung soal adanya pembiaran oleh kepala daerah periode sebelumnya, lantaran tidak bisa menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut selama menjabat.

"Kalau 1 taun tidak selesai mungkin masalah anggaran atau SDM, 5 tahun tidak selesai itu mungkin belum ada niatan, tapi kalau 10 tahun tidak selesai itu pembiaran. Contohnya, Kali Sipon Cipondoh sampahnya masih banyak," tegas Faldo.

Sedangkan terkait ramainya isu Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yang mulai tidak solid, Faldo menegaskan hal itu tidak terjadi pada koalisinya.

"Kami tetap solid, yang penting bagi kami, kesolidan kami bagaimana memenangkan hati masyarakat dengan ke rumah-rumah, menyapa warga untuk memastikan masyarakat kota memilih kami," terangnya.

Sementara itu, Fadhlin menegaskan meski dirinya adalah anak dari mantan Gubernur Banten Wahidin Halim, namun dia akan membuktikan bisa lebih baik dari ayahnya.

Ia menyebut Wahidin memberi pesan kepadanya saat maju menjadi wakil Faldo yakni jangan korupsi, perhatikan masyarakat dan bermanfaat untuk manusia lainnya.

"Yang memenangkan Pilkada itu calonnya. Banyak yang bilang saya cuma anak Wahidin Halim, tapi saya akan lebih baik dari pada bapak saya," ujarnya.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill