Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang menyerahkan hasil penelitian dokumen persyaratan administrasi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang, Jumat 6 September 2024, di Kantor KPU Kota Tangerang.
Penyerahan dilakukan oleh Komisioner KPU Kota Tangerang Rustana kepada Liaison Officer (LO) dari masing-masing pasangan calon Sachrudin-Maryono, Faldo-Fadlin, dan Amarullah-Bonie.
Rustana menjelaskan bahwa penelitian dokumen telah dilakukan oleh KPU sejak 29 Agustus hingga 4 September.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumen administrasi ketiga pasangan calon, kata Rustana belum sepenuhnya memenuhi syarat.
“Masih ada beberapa dokumen yang harus diperbaiki dan dilengkapi. Salah satunya terkait lampiran laporan pajak tahunan yang seharusnya mencakup lima tahun terakhir, namun ada yang baru menyerahkan tiga tahun terakhir,” ujarnya.
Meski demikian, Rustana tidak merinci lebih lanjut kekurangan dan perbaikan dokumen dari masing-masing pasangan calon.
Pihaknya memberikan tenggat waktu tiga hari mulai dari tanggal 6 hingga 8 September, bagi ketiga pasangan untuk memperbaiki dan melengkapi kekurangan dokumen tersebut.

“Ini adalah tahap akhir untuk memastikan bahwa mereka memenuhi syarat. Kami minta LO dari masing-masing pasangan calon segera melengkapi dokumen yang masih kurang,” tambah Rustana.
Selanjutnya, KPU akan kembali melakukan penelitian sebagai langkah akhir verifikasi persyaratan administrasi pasangan calon.
Diketahui, Pilkada Kota Tangerang kali ini diikuti oleh tiga pasangan calon yang resmi mendaftar ke KPU Kota Tangerang pada 29 Agustus 2024. Yaitu pasangan Sachrudin-Maryono, Faldo-Fadlin, dan Amarullah-Bonie.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGPemerintah menyatakan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi masih akan mengikuti perkembangan harga minyak mentah dunia.
Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.
Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews