Connect With Us

Sebelum Ditemukan Tewas, Tetangga Curiga Pasutri di Cipondoh Berhari-hari Tidak Keluar Rumah

Yanto | Senin, 9 September 2024 | 08:58

Rumah pasutri yang ditemukan tewas bersimbah darah di Cipondoh, Kota Tangerang, Senin 9 September 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Penemuan sepasang suami istri (pasutri) yang tewas bersimbah darah di dalam rumah di Kompleks Metropolitan, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Kamis 5 September 2024, berawal dari kecurigaan tetangga.

Sebab, pasangan lansia berinisial BK, 70, dan RB, 65, ini tidak keluar rumah selama berhari-hari.

Ketua RT06, Budi menjelaskan tetangga korban merasa ada yang tidak beres sehingga melapor kepadanya untuk menanyakan keberadaan korban.

"Awalnya tetangga curiga, biasanya korban ini suka nyapu di teras rumah. Kok beberapa hari dia jarang keluar. Lalu tetangga tersebut menghubungi saya untuk mengecek dalam rumah," ujarnya, Minggu 8 September 2024.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Budi kemudian menghubungi sanak saudara korban yang tinggal di daerah Tangerang. Ia juga pun melaporkannya ke Kepolisian.

Selanjutnya Budi memerintah tukang untuk masuk dengan membuka pintu jendela rumah korban, dengan disaksikan petugas polisi dan pihak keluarga.

Setelah masuk, tiba-tiba saja tercium bau tidak sedap dari dalam rumah.

"Saat dilakukan pengecekan bener kedua korban sudah meninggal dunia dalam kondisi banyak luka tusukan," ujarnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, korban BK ditemukan duduk di ruangan dengan luka 4 tusukan. Istrinya juga meninggal di tempat tidur dengan luka yang sama.

Menurut Budi, pasuri itu hanya hidup berdua tanpa anak. Keseharian mereka suka berkumpul dengan warga.

"Mereka tidak punya anak, cuma berdua. Orangnya suka nongkrong di pos warga, ramah dan baik," katanya.

Saat ini, kondisi rumah korban dipasangi garis polisi. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kematian pasutri tersebut. 

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

BANTEN
Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Hadapi Era AI, Sejumlah Kampus Unjuk Gigi Lewat Inovasi Teknologi di Banten Tech Festival 2026

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:04

Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill