Connect With Us

Geger Pasutri Tewas dengan Luka Tusukan di Cipondoh, Ditemukan Pesan Wasiat Warisan

Yanto | Jumat, 6 September 2024 | 23:01

Ilustrasi mayat. (Shutterstock / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Warga Cipondoh, Kota Tangerang digegerkan penemuan mayat pasangan suami-istri (pasutri) di dalam rumahnya, pada Kamis 05 September 2024, sekitar pukul 17.00 WIB.

Niko warga sekitar menjelaskan, awalnya ada warga meminta tolong kepada RT/RW setempat untuk membantu membuka jendela rumah korban. Saat dilakukan pengecekan telah ditemukan mayat pasangan suami-istri.

"Tidak tahu itu kerabat atau siapanya minta tolong buka jendela rumah, ternyata ada mayat bercucuran darah," ujarnya, Jumat 6 September 2024.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho membenarkan peristiwa tersebut. Jenazah korban berinisial BK, 70, dan RB, 60, ditemukan pertama kali oleh keluargaanya. 

Saat dilakukan pengecekan melalui jendela dengan pihak petugas Polres Metro Tangerang Kota, korban telah sedang terkapar di dalam ruangan.

"Korban perempuan pertama kali ditemukan, kondisi tidur di ranjang, dengan luka 5 tusukan di bagian perut. Untuk laki-laki ada 2 tusukan di bagian perut dalam posisi duduk," katanya.

Saat dilakukan olah TKP, petugas menemukan satu kertas dengan tulisan pesan wasiat mengenai warisan.

"Ada sebuah buku catatan milik korban, dengan kata-kata apabila dia meninggal warisan yang bisa mengambil adalah orang khusus. Lalu ada tulisan korban masih memiliki hutang, ditambah nanti untuk jenasahnya minta dilakukan kremasi," ujar Zain.

Kedua korban telah dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati Jakarta untuk diautopsi. Pihak Kepolisian mengaku belum bisa menyimpulkan apakah korban tewas dibunuh atau bunuh diri. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,

"Korban masih dilakukan otopsi, kami pihak Kepolisian belum bisa menyimpulkan penyebab kematian kedua pasang suami istri tersebut, apakah dari hal lainnya, kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut," ujar Zain.

"Saya mohon minta waktu kepada awak media, untuk mengungkap kasus tersebut, dimohon pengertiannya," tutupnya.

KOTA TANGERANG
Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Bukan dari Sambaran Kilat, Sejarah Asal-usul Nama Kelurahan Petir Kota Tangerang

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:34

Nama Kelurahan Petir di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kerap dikaitkan dengan fenomena alam berupa sambaran kilat. Namun catatan sejarah justru mengungkapkan hal yang berbeda.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Tercemar Pestisida, Dinas Perikanan Tangerang Imbau Warga Tidak Konsumsi dan Jual Hasil Tangkapan Laut

Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:40

Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang meminta kepada masyarakat pesisir Utara Kabupaten Tangerang untuk tidak mengkonsumsi maupun memperjualbelikan ikan hasil tangkapan dari laut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill