Connect With Us

Wanita Paruh Baya di Kelapa Dua Tangerang Tewas Ditikam Tetangganya, Diduga Gegara Ditagih Hutang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 September 2023 | 23:35

Potongan video saat proses evakuasi jenazah , AF, 51, yang tewas dibunuh tetangganya di Jalan Danau Poso I, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Kamis 7 September 2023, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wanita paruh baya berinisial, AF, 51, tewas dibunuh seseorang yang diduga tetangganya sendiri di dalam kediaman korban di Jalan Danau Poso I, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 7 September 2023, sekitar pukul 22.30 WIB.

Pelaku yang diketahui sendiri berinisial N, 23, masuk ke dalam rumah korban, saat korban tengah melaksanakan Salat Isya.

"Kejadiannya di dalam kamar, pelaku masuk ke dalam kamar, kalau anaknya lagi tidur,” kata Hajri, salah satu tetangga korban, Jumat 8 September 2023.

Sebelum pembunuhan terjadi, para tetangga sempat mendengar cekcok antara korban dengan terduga pelaku di rumahnya. Kemudian disusul dengan suara teriakan korban, hingga akhirnya suara tersebut berhenti.

“Saya diberi tau anak saya, seperti suara orang berantem, terus denger teriak. Tidak lama kemudian diam,” kelas Hajri.

Merasa curiga, Hajri pun menghubungi RT setempat untuk bersama-sama mengecek ke rumah korban.

Sementara anak korban sempat berteriak ada maling dan mengatakan pelakunya melarikan diri. 

Warga yang mendengar langsung mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap saat bersembunyi di saluran air.

“Dikejar sama warga, tertangkapnya ngumpet ke dalam got,” kata Hajri.

Oleh warga, pelaku langsung diserahkan ke Polsek Kelapa Dua, guna dilakukan penindakan lebih lanjut.

Kapolsek Kelapa Dua Kompol Viktor membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ditemukan, korban sudah tewas bersimbah darah di rumahnya. 

Berdasarkan keterangan sementara dari anak korban, pelaku masuk dengan membobol rumah korban, kemudian langsung menusuknya.

"Korban teriak, anaknya masuk ke kamar, lalu pelaku lari. Jadi ketika kita sampai sana, pelaku sedang ngumpet di got, langsung diamankan," ujarnya.

Terkait informasi motif pembunuhan karena pelaku diduga tidak terima ditagih hutang, Viktor mengaku belum dapat memastikan karena masih melakukan pemeriksaan.

"Ini banyak yang ngomong, tetapi belum bisa dipastikan lagi. Motifnya masih kami dalami," terangnya.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

NASIONAL
Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Senin, 18 Mei 2026 | 21:15

Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Dari Limbah Jadi Tas Premium, UMKM Binaan PLN Banten Sulap Karung Goni Jadi Produk Fashion Ramah Lingkungan

Senin, 18 Mei 2026 | 18:30

Tumpukan karung goni bekas yang biasanya berakhir sebagai limbah berubah menjadi produk fashion bernilai tinggi di tangan para pengrajin lokal binaan PLN UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill