Connect With Us

Disambut Baik, Pengendara Minta Samsat Cikokol Lebih Sering Gelar Razia Pajak Kendaraan 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 19 September 2024 | 12:43

Pengendara terjaring razia yang digelar di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, membayar langsung pajak kendaraan di lokasi, Kamis, 19 September 2024, (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com- Samsat Cikokol terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak kendaraan. 

Salah satu upaya tersebut ialah melalui razia yang digelar di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Kamis, 19 September 2024. 

Dalam razia tersebut, Samsat Cikokol berhasil menjaring lebih banyak pengendara dari target awal.

"Dari target 100 pengendara, kita berhasil menjaring 118 orang. Yang lebih membanggakan, banyak dari mereka yang langsung membayar pajak di tempat," ujar Koordinator razia dari Samsat Cikokol, Sri Rahayu di lokasi.

Uniknya, razia ini justru mendapat sambutan positif dari masyarakat. Bahkan, banyak pengendara yang meminta agar razia pajak kendaraan ini diadakan lebih sering. 

"Warga tidak takut, malah senang dan berharap kegiatan ini bisa dilakukan beberapa kali dalam seminggu," beber Sri.

Menjawab permintaan tersebut, Samsat Cikokol berencana memperluas cakupan razia di beberapa lokasi baru, diantaranya kawasan bandara, Neglasari, Karawaci, dan Cibodas yang sudah masuk dalam daftar agenda razia pajak kendaraan berikutnya.

Sri mengimbau bagi pengendara yang belum melunasi pajak kendaraannya agar segera membayar sebelum terjaring razia dengan tenggat waktu waktu 7-10 hari. Jika tidak, keterlambatan pembayaran dapat menyebabkan pemblokiran kendaraan.

Salah satu pengendara yang terjaring razia Decianah mengungkapkan, dirinya justru merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. 

"Saya seringkali sibuk sehingga lupa bayar pajak. Berkat razia ini, saya bisa langsung melunasinya," katanya.

Melalui razia ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan akan terus meningkat, sehingga dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

WISATA
8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

8 Tahun Dibangun, Pura Parahyangan Agung Bhuwana Raksati Jadi Destinasi Wisata Baru di Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 15:46

Kabupaten Tangerang kini memiliki destinasi wisata religi, budaya, dan edukasi baru yang sarat akan nilai toleransi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill