Connect With Us

Hadiri Rakerda BWI, Pj Wali Kota Nurdin Instruksikan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 15 Oktober 2024 | 00:19

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menginformasikan percepatan sertifikasi tanah wakaf saat menghadiri Rakerda BWI Perwakilan Kota Tangerang yang diselenggarakan di Hotel Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin, 14 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin turut menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Tangerang yang diselenggarakan di Hotel Grand El Hajj, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin, 14 Oktober 2024.

Dalam kesempatan ini, Nurdin menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berkomitmen dalam mempercepat sertifikasi tanah wakaf serta mengembangkan pengelolaan wakaf yang lebih produktif.

Dalam sambutannya, alumnus Universitas Indonesia ini menyampaikan, wakaf memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional. 

Menurutnya, optimalisasi wakaf dapat memberikan dampak positif untuk pembangunan infrastruktur, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong kemandirian ekonomi melalui peluang usaha yang tercipta.

"Mengingat potensi wakaf ini jika dikelola dengan profesional akan dapat bermanfaat karena dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat serta tentunya dapat membantu kemandirian melalui peluang-peluang usaha yang tercipta berkat adanya wakaf tersebut," jelas Nurdin.

Nurdin mengatakan, Pemkot Tangerang akan terus mendukung optimalisasi wakaf dengan berbagai program dan kebijakan, bekerja sama dengan pihak-pihak terkait. Salah satunya ialah memprioritaskan percepatan sertifikasi tanah wakaf.

"Pemkot dapat berperan dengan menyediakan fasilitas dan layanan pengelolaan wakaf, mulai dari pendaftaran dan sertifikasi. Kemudian sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya wakaf dan bagaimana agar dapat berwakaf dengan benar, dan dapat menjadi wakaf yang produktif," tambahnya.

Lebih lanjut, Nurdin juga menyebut perlunya pembinaan dan pengawasan untuk memastikan pengelolaan wakaf berjalan transparan dan akuntabel. 

Tak hanya itu, dalam rangka mempercepat proses sertifikasi, Pemkot Tangerang berencana memanfaatkan teknologi digital melalui Super Apls Tangerang LIVE.

Melalui Rakerda ini, Nurdin berharap akan tercipta program-program inovatif yang mampu membawa pengelolaan wakaf di Kota Tangerang ke arah yang lebih profesional dan optimal. Ia menekankan pentingnya hasil dari rapat ini dalam meningkatkan manfaat wakaf bagi masyarakat.

"Semoga pengelolaan wakaf dapat lebih optimal dan dapat memberikan manfaat dan maslahat bagi umat," tutupnya.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BANDARA
Polresta Bandara Soetta Bekuk Koki Vape Ganja Asal AS, Pasok Komunitas WNA di Bali, Omzet Tembus Rp10 Miliar

Polresta Bandara Soetta Bekuk Koki Vape Ganja Asal AS, Pasok Komunitas WNA di Bali, Omzet Tembus Rp10 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:42

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) membongkar jaringan internasional peredaran vape ganja (ganja cair) yang diproduksi di sebuah vila di kawasan Badung, Bali.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill