Connect With Us

Gegara Tidak Diberi Uang, Pengamen Ngamuk Nyaris Tikam Pegawai Warteg di Karawaci

Yanto | Selasa, 15 Oktober 2024 | 15:13

Pengamen diamankan warga usai berusaha menusuk pegawai warteg gara-gara tidak diberi uang, Senin 14 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pengamen mengamuk dan nyaris menikam pegawai warteg di Jalan Prambanan Raya, kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Senin 14 Oktober 2024.

Korban bernama Ariel menjelaskan peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang melayani seorang pembeli.

Tiba-tiba saja pelaku yang belum diketahui identitasnya masuk ke warteg dan memaksa minta untuk diambilkan sesuatu dengan kata-kata kasar.

"Itu pengamen marah-marah minta air dan melakukan pengancaman," ujar Ariel, Selasa 15 Oktober 2024.

Karena kesal, Ariel pun menjawabnya dengan nada emosi. Pelaku malah melemparnya dengan batu.

Kemudian pelaku mengambil pisau di tukang buah dan hendak menikam korban. Beruntung warga melihat langsung melerai dan mengamankan pelaku.

"Alhamdulillah pas dia mau nusuk, warga sigap menolong saya. Pelaku ditangkap warga dan sempat dikeroyok karena kesal," terang Ariel.

Sementara Erwin penjual buah membenarkan telah terjadi percobaan penusukan terhadap pegawai warteg bahari. Beruntung dalam peristiwa tersebut, warga sekitar berhasil mengamankannya.

Korban hanya mengalami luka pada tangannya usai dilempar batu oleh pelaku.

"Iya, pisau saya diambil, saya enggak tahu ternyata buat nusuk orang warteg. Pelakunya pengamen sudah ditangkap warga," jelasnya.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill