Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pengamen mengamuk dan nyaris menikam pegawai warteg di Jalan Prambanan Raya, kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Senin 14 Oktober 2024.
Korban bernama Ariel menjelaskan peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang melayani seorang pembeli.
Tiba-tiba saja pelaku yang belum diketahui identitasnya masuk ke warteg dan memaksa minta untuk diambilkan sesuatu dengan kata-kata kasar.
"Itu pengamen marah-marah minta air dan melakukan pengancaman," ujar Ariel, Selasa 15 Oktober 2024.
Karena kesal, Ariel pun menjawabnya dengan nada emosi. Pelaku malah melemparnya dengan batu.
Kemudian pelaku mengambil pisau di tukang buah dan hendak menikam korban. Beruntung warga melihat langsung melerai dan mengamankan pelaku.
"Alhamdulillah pas dia mau nusuk, warga sigap menolong saya. Pelaku ditangkap warga dan sempat dikeroyok karena kesal," terang Ariel.
Sementara Erwin penjual buah membenarkan telah terjadi percobaan penusukan terhadap pegawai warteg bahari. Beruntung dalam peristiwa tersebut, warga sekitar berhasil mengamankannya.
Korban hanya mengalami luka pada tangannya usai dilempar batu oleh pelaku.
"Iya, pisau saya diambil, saya enggak tahu ternyata buat nusuk orang warteg. Pelakunya pengamen sudah ditangkap warga," jelasnya.
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal mengurangi volume pembangunan infrastruktur di wilayahnya imbas kenaikan harga pada sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews