Connect With Us

Gegara Serobot Antre BBM, Kernet Bus Tusuk Sopir Truk di Rest Area Pinang Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 11 September 2024 | 20:19

Ilustrasi penusukan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang sopir truk bertikai dengan kernet bus akibat menyerobot antrean BBM yang berujung pada penusukan di Rest Area Pinang, Tol Jakarta-Tangerang, Kota Tangerang.

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 7 September 2024, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban adalah sopir truk barang yang membawa muatan dari Cianjur menuju ke Balaraja.

Saat sejumlah kendaraan besar sedang antre di SPBU, diduga korban menyerobot hingga membuat dua pelaku yang diketahui sebagai kernet bus emosi.

Mereka pun terlibat adu mulut hingga akhirnya korban ditikam dengan pisau. Usai menusu korban, kedua pelaku melarikan diri dari  lokasi. Sementara korban diselamatkan dengan dibawa ke rumah sakit terdekat.

"Motif tersinggung karena diserobot jalur pengisian BBM. Pelaku kernet bus dua-duanya," ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu, Selasa 10 September 2024.

Sementara Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan polisi telah menangkap dua pelaku penusukan.

Mereka ditangkap di Jalan Sambilawang, RT01/03, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, pada Senin, 9 September 2024, kemarin.

"Benar, pelaku dua orang sudah ditangkap," ungkapnya.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill