Connect With Us

Pemuda di Pondok Aren Tangsel Dikeroyok Gegara Kencing di Lahan Warga

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 20 Juni 2024 | 16:52

Potongan rekaman CCTV pengeroyokan pemuda gegara kencing di lahan milik warga di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa, 18 Juni 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial Roni, 25, babak belur setelah dikeroyok sejumlah orang di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Peristiwa yang terjadi terjadi pada Selasa, 18 Juni 2024 malam ini, dipicu korban yang kencing di lahan milik warga.

Kapolsek Pondok Aren, Polres Tangsel Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan insiden pengeroyokan ini berawal saat korban buang air kecil di lahan milik terduga pelaku Dody alias Dudung Cs, di pojok gang buntu, RT 04 RW 05, Kelurahan Jurangmangu Timur.

"Ketika itu pelaku menegur korban dan korban telah minta maaf,” ujar Bambang, Kamis 20 Juni 2024.

Namun pelaku yang masih tidak terima mendatangi korban yang tengah duduk di depan sebuah ruko. Di situ, pelaku mengajak sejumlah orang.

Dalam rekaman CCTV yang didapat, korban dan pelaku sempat berbincang. Tidak lama setelah itu, pelaku langsung melakukan pengeroyokan.

"Selang beberapa waktu, pelaku dengan teman-temannya mendatangi korban dan memukuli bergantian, sehingga korban luka dan mendadpatkan 13 jahitan akibat lemparan benda keras," tambah Bambang.

Atas kejadian tersebut korban diarahkan membuat laporan. Pihak Kepolisian selanjutnya menyelidiki kasus tersebut dan berhasil mengamankan dua pelaku inisial DS, 45, dan MI , 29.

Atas pengeroyokan yang dilakukan, pelaku ditetapkan jadi tersangka dan dijerat Pasal 170 KUHP.

"Pelaku DS, yang pekarangan rumahnya dikencingi oleh korban dan ikut juga memukul korban. Pelaku MI yang pertama kali memukul korban sehingga pelaku lain ikut memukul. Kami sudah kantongi identitas pelaku lainnya, segera serahkan diri atau kami akan tangkap ke mana pun mereka pergi," tegas Bambang.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KOTA TANGERANG
Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Pencuri Modus Kerja Jadi Apoteker Gasak Uang Puluhan Juta, Sempat Beraksi di Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:07

Seorang wanita bernisial S, 30, nekat melakukan pencurian dengan modus berpura-pura melamar kerja di apotek.

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill