Connect With Us

Pria Tewas dengan Luka Tusuk di Telaga Bestari Tangerang, Diduga Dibunuh Pasutri

Yanto | Rabu, 9 Oktober 2024 | 12:00

Ilustrasi pembunuhan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Perumahan Telaga Bestari, Kampung Sarongge, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 7 Oktober 2024, malam. Korban yang diketahui berinisial SN, 44, warga Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini ditemukan tewas tergeletak di jalan TPU, dengan luka tusuk di bagian dada dan perut.

Kamaludin, Ketua RT setempat menyampaikan berdasarkan pengakuan dari anak korban, sebelum kejadian ada seseorang yang belum diketahui identitasnya meminta korban untuk bertemu di Telaga Bestari.

Namun, anak korban tersebut sempat melarang ayahnya untuk pergi ke lokasi dan memintanya untuk salat terlebih dahulu.

"Pada saat selesai salat, sekitar pukul 18.30 WIB korban berangkat ke Telaga Bestari sendirian," ujar Kamaludin, Selasa 08 Oktober 2024.

Selajutnya dia dikejutkan saat mendapat kabar SN tewas mengenaskan diduga dibunuh.

"Saya kaget karena baru seminggu kemarin dia main ke rumah saya sama istrinya, karena anaknya pengen dimasukin kerja di Surya Toto," pungkasnya.

Kapolsek Pasar Kemis Polresta Tangerang AKP Syamsul Bahri mengaku pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuh SN.

"Pelakunya sudah diamankan, kurang dari 24 jam. Pelaku saat ini dua orang suami istri dan sudah di bawa ke Polresta Tangerang," ujarnya.

Ia menambahkan dalam kasus ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan insentif terhadap terduga pelaku.

"Pemeriksaan ini kami lakukan untuk mengetahui motif pelaku, melakukan tindakan aksi nekatnya menusuk korban hingga tewas," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, didapat pada tubuh korban terdapat beberapa luka tusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Untuk saat ini masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Balaraja, karena ada beberapa luka tusuk di tubuh korban," Syamsul.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

HIBURAN
Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Lewati Persaingan Ketat, Tea-rista Chatime dari Bintaro dan Surabaya Juarai Kompetisi Racik Teh Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:24

Setelah melalui serangkaian seleksi yang melibatkan lebih dari 300 tea-rista dari ratusan gerai di berbagai daerah, Chatime akhirnya menetapkan pasangan asal Bintaro dan Surabaya sebagai pemenang Chatime Tea-rista Competition 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill