Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di Perumahan Telaga Bestari, Kampung Sarongge, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 7 Oktober 2024, malam. Korban yang diketahui berinisial SN, 44, warga Bojong, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini ditemukan tewas tergeletak di jalan TPU, dengan luka tusuk di bagian dada dan perut.
Kamaludin, Ketua RT setempat menyampaikan berdasarkan pengakuan dari anak korban, sebelum kejadian ada seseorang yang belum diketahui identitasnya meminta korban untuk bertemu di Telaga Bestari.
Namun, anak korban tersebut sempat melarang ayahnya untuk pergi ke lokasi dan memintanya untuk salat terlebih dahulu.
"Pada saat selesai salat, sekitar pukul 18.30 WIB korban berangkat ke Telaga Bestari sendirian," ujar Kamaludin, Selasa 08 Oktober 2024.
Selajutnya dia dikejutkan saat mendapat kabar SN tewas mengenaskan diduga dibunuh.
"Saya kaget karena baru seminggu kemarin dia main ke rumah saya sama istrinya, karena anaknya pengen dimasukin kerja di Surya Toto," pungkasnya.
Kapolsek Pasar Kemis Polresta Tangerang AKP Syamsul Bahri mengaku pihaknya telah mengamankan dua orang terduga pelaku pembunuh SN.
"Pelakunya sudah diamankan, kurang dari 24 jam. Pelaku saat ini dua orang suami istri dan sudah di bawa ke Polresta Tangerang," ujarnya.
Ia menambahkan dalam kasus ini, pihaknya masih melakukan pemeriksaan insentif terhadap terduga pelaku.
"Pemeriksaan ini kami lakukan untuk mengetahui motif pelaku, melakukan tindakan aksi nekatnya menusuk korban hingga tewas," terangnya.
Dari hasil pemeriksaan, didapat pada tubuh korban terdapat beberapa luka tusukan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
"Untuk saat ini masih menunggu hasil autopsi dari RSUD Balaraja, karena ada beberapa luka tusuk di tubuh korban," Syamsul.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews