Connect With Us

Depresi, Suami Bunuh Istri Lalu Bunuh Diri di Perumahan Elit Cipondoh Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Rabu, 2 Oktober 2024 | 19:14

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho konferensi pers terkait pasutri yang ditemukan tewas di perumahan elit Puri Metropolitan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu 2 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus kematian pasangan suami istri (pasutri) B, 67 dan R, 65, di perumahan elit Puri Metropolitan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis 05 September 2024, lalu.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho pihaknya telah meminta keterangan beberapa ahli dan 14 saksi, yakni 2 keluarga, 7 warga setempat dan 5 rekan usahanya yang berada di Cikini, Jakarta.

Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menyimpulkan dua peristiwa, yakni pembunuhan yang dilakukan B kepada istrinya, menggunakan senjata tajam berupa pisau.

"B melakukan kekerasan dengan cara menusukkan ke leher, dada, perut, dan punggung R," ujarnya, Rabu 2 Oktober 2024.

Lalu peristiwa kedua, diduga B melakukan aksi bunuh diri usai membunuh istrinya. "B bunuh diri pakai pisau yang digunakan untuk membunuh R, dengan cara menusuk perutnya sendiri," tambah Kapolres.

Adapun motif dari kejadian tersebut karena tidak ada keharmonisan, menimbulkan istri melakukan pengusiran terhadap suami.

"Selain itu, motif beban psikologis karena B memiliki masalah kesehatan dan masalah keuangan dalam rumah tangga," kata Kapolres.

Dalam permasalahan ini tidak dilanjutkan proses penyidikan karena pelaku meninggal dunia sesuai dengan Pasal 77 KUHP.

Peristiwa itu diketahui ketika pasutri tersebut dilaporkan sudah 4 hari tidak keluar rumah. Pada saat dilakukan pengecekan, rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. 

Setelah warga bersama polisi berhasil masuk, keduanya ditemukan sudah tewas dalam kondisi bersimbah darah. Suami dalam kondisi duduk di atas kursi, sedangkan istrinya terbaring di kasur dengan posisi tertutup kain.

NASIONAL
1,4 Juta Penerima Bansos Ditangguhkan Gegara Terindikasi Judol, Apakah Kamu Kena? Cek di Sini

1,4 Juta Penerima Bansos Ditangguhkan Gegara Terindikasi Judol, Apakah Kamu Kena? Cek di Sini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:54

Kementerian Sosial (Kemensos) menangguhkan penyaluran bantuan sosial kepada 1.494.652 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako.

BISNIS
Pegadaian Edukasi Puluhan Opang Pondok Aren Kelola Keuangan dan Kenalkan Tabungan Emas

Pegadaian Edukasi Puluhan Opang Pondok Aren Kelola Keuangan dan Kenalkan Tabungan Emas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:44

PT Pegadaian (Persero) Area Cirendeu memperluas edukasi literasi keuangan kepada masyarakat dengan menggandeng puluhan anggota Komunitas Ojek Pangkalan (Opang) di kawasan Pondok Aren dan sekitarnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill