Kantor PLN Serpong Diserbu Komunitas Motor Listrik, Tujuannya Isi Daya Sebelum Touring
Rabu, 27 Mei 2026 | 00:15
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TANGERANGNEWS.com-Seorang suami tega memukuli istrinya sendiri hingga babak belur, di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Sudimara Timur, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Kekerasan ini dipicu pelaku cemburu dengan teman korban.
Korban, Sanny Liana, menceritakan kronologis kekerasan yang dialaminya. Awalnya pada pada Minggu, 08 September 2024, sekitar pukul 02.30 WIB, Sanny sedang ngobrol dengan teman laki-lakinya.
Tiba-tiba saja suami korban, FA, datang dan langsung memukul teman korban. Sanny sempat mencoba melerainya, namun justru ia malah jadi sasaran kekerasan oleh suaminya sendiri.
"Saya dipukulin, kepala ditendang, ditonjok hingga sampai babak belur," ujarnya dengan wajah yang masih lebam saat ditemui TangerangNews, Selasa 10 September 2024.
Menurut Sanny, suaminya berani melakukan kekerasan tersebut karena cemburu ia dekat dengan temannya.
Atas kejadian ini, Sanny langsung melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke pihak kepolisian dengan no laporan polisi LP/B/365/IX/2024/SPKT/Sekta Ciledug/Polres Metro Tangerang Kota.
Setelah video kekerasan itu viral, pelaku sempat minta maaf dan meminta isrinya agak mencabut laporan.
"Dia memohon supaya laporan dicabut agar tidak ditangkap polisi. Tapi saya tidak mau, dia sudah melakukan pengancaman dan saat ini masih berkeliaran di luar. Saya mau dia ditangkap," imbuhnya.
Halaman kantor PT PLN (Persero) UP3 Serpong mendadak dipenuhi motor listrik milik komunitas ALVA sebelum memulai perjalanan touring.
TODAY TAGUpaya penyelundupan emas dari Indonesia ke luar negeri berhasil digagalkan di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews