Connect With Us

Pemilih Ganda DP4 Kota Tangerang Capai 18 ribu

| Selasa, 5 Juli 2011 | 18:30

Ketua KPU Kota Tangerang Syafril Elain. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Pilgub Banten 2011, terdapat sekitar 5 ribu sampai 18 ribu nama pemilih ganda di Kota Tangerang.  Hal tersebut diungkapkan Ketua KPUD Kota Tangerang Syafril Elain, Selasa (5/7).

Menurutnya, berdasarkan DP4 yang dikirim KPU Provinsi Banten, jumlah pemilih di Kota Tangerang  ada sebanyak 1.314.950 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat pemilih ganda yang berjumlah kurang lebih 5 ribu hingga 18 ribu.

 “Adanya pemilih ganda dalam data tersebut disebabkan beberapa kemungkinan. Bisa karena namanya sama tapi NIK (Nomer Induk Kependudukan) berbeda. Nama dan NIK sama tapi alamatnya berbeda, atau nama, NIK serta alamatnya sama,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi adanya pemilih ganda tersebut, kata Syafrtil, pihaknya tengah melakukan verifikasi dengan menginstruksikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Verifikasi ini dilakukan mulai tanggal 27 Juni hingga 26 Juli 2011. “Kita sudah sebar PPDP sebanyak 2770 orang. Mereka akan langsung mencoret identitas yang sama. Nanti juga akan ketauan jumlah pasti pemilih ganda tersebut,” kata Syafril.

 Setelah diverifikasi, lanjut Syafril, nantinya Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap Kelurahan akan menetapkan DP4 menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS). Selanjutnya diserahkan ke KPUD Kota Tangerang dan akan ditetapkan menjadi  Daftar Pemilih Tetap (DPT pada tanggal 6-8 Septeber 2011.

 Syafril menghimbau, kepada masyarakat yang tinggal di Kota Tangerang tapi masih menggunakan KTP luar, agar segera membuat KTP sesuai tempat tinggalnya sehingga bias didata sebagai pemilih dalam Pilgub Banten. Sedangkan bagi warga yang memiliki KTP berdomisili di wilayah Provinsi Banten, diharapkan agar segera memilih apakah akan melakuakn pencoblosan di tempat asalnya atau di Kota Tangerang.

 “Kalau mau terdata sebagai pemilih di Kota Tangerang, harus mengurus administrasi kependudukannya minimal 6 bulan sebelum pencoblosan. Petugas pendata kami tidak mengurus masalah itu, hanya bertugas mecocokan data DP4 dengan KTP warga, kalau tidak sesuai yah langsung dicoret,” ungkap Syafril.(RAZ)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Sabtu, 7 Februari 2026 | 22:57

Suasana Victoria Square, Kota Tangerang mendadak meriah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa dari Negeri Sakura.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill