Connect With Us

Jelang Penerapan e-KTP, Kota Tangerang Tunggu Peralatan Penunjang

| Selasa, 5 Juli 2011 | 18:34

Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rina Hernaningsih (tangerangnews / rangga)

TANGERANGJelang penerapan e-KTP  ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan persiapan-persiapan dan langkah-langkah untuk menunjang program tersebut. Persiapan yang dilakukan Pemkot Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil(Disdukcapil) saat ini adalah mulai dari SDM hingga menunggu peralatan penunjang yang rencananya akan dikirim oleh pemerintah pusat. 

 Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Raden Rina Hernaningsih mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu peralatan penunjang dari kementrian dalam negeri, meliputi mesin sidik jari, photo, alat untuk tandantangan dan komponen pendukung untuk biodata . “Kami menunggu peralatan tersebut dan rencananya akan dikirim pada pertengahan Juli ini,” ungkapnya.
 
 Saat ini,  terang Rina, pihaknya diberi tugas dan tanggungjawab dari Kemendagri untuk meng-input data seluruh penduduk Kota Tangerang.  Data itu, nantinya akan terintegrasi secara online ke pusat dan langsung diolah di tempat yang sama. Karena itu, lanjut Rina, pihaknya segera mengundang warga untuk mendatangi kelurahan, menginput data warga dengan alat yang dipijamkan dan dihibahkan oleh pemerintah pusat untuk pengolahan data.

 Setelah proses input data selesai, nantinya e-KTP akan kembali diserahkan ke kelurahan masing-masing, kemudian warga dapat mengambilnya langsung ke masing-masing kantor kelurahan. Dengan begitu, database akan terintegrasi secara nasional sehingga kasus KTP ganda pun dapat diminimalisir.

 “Pemberlakuan e-KTP, diharapkan dapat mencegah terjadinya penggandaan kartu identitas. Selain itu, e-KTP mengantisipasi pendatang gelap sebagai tindak lanjut pencegahan aksi terorisme. Kalau sistem ini berhasil, tentunya data penduduk lebih aman dengan adanya sidik jari, dan itu bisa mendukung peningkatan keamanan untuk mencegah terorisme," pungkasnya.(RAZ)
 

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill