Connect With Us

Pengeboran Bikin Tanah di Jalan KS Tubun Mau Amblas, Perumda Tirta Benteng Minta Maaf

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 25 Oktober 2024 | 12:28

Kondisi Jalan KS Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, ditambal dan dicor usai mengalami penurunan tanah yang diduga akibat pengeboran pemasangan pipa bawah tanah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Benteng Kota Tangerang segera bertindak menyusul kejadian turunnya tanah di Jalan KS Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, yang diduga akibat pengeboran pemasangan pipa bawah tanah. 

Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng Joko Surana menyampaikan, pihaknya telah melakukan perbaikan sementara pada jalan tersebut melalui penambalan dan pengecoran. 

"Kami meminta maaf kepada pengguna jalan dan masyarakat atas gangguan di Jalan KS Tubun, progres pengecoran sudah 50 persen dan Jumat malam akan dilanjutkan pengecoran sebelah kanan," kata Joko dalam keterangannya dikutip Jumat, 25 Oktober 2024.

Secara teknis, Joko menjelaskan, penurunan tanah ini terjadi akibat pengerjaan Jaringan Pipa Distribusi Utama (JDU) dengan diameter 1.000 milimeter menggunakan metode bor horizontal. 

Tanah di sekitar lokasi pengeboran sempat retak, sehingga material lumpur terdorong ke permukaan jalan dan menyebabkan penurunan tanah.

Perumda Tirta Benteng juga telah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat untuk membuat rekayasa lalu lintas guna meminimalisir gangguan selama perbaikan berlangsung. 

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Doddi Effendy menambahkan, proyek pemasangan JDU ini bertujuan untuk memperkuat layanan distribusi air bagi 51.415 pelanggan di wilayah barat Tangerang, meliputi Karawaci, Periuk, Cibodas, dan Jatiuwung. 

Dijelaskan Doddy, program ini merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Kota dan Kabupaten Tangerang. 

"Wilayah Timur sudah dikelola 20 ribu pelanggan, sedangkan wilayah barat 51.415 pelanggan," ujarnya.

Perumda Tirta Benteng menargetkan pemasangan JDU selesai pada pekan kedua November 2024, dengan penyerahan sambungan pertama kepada pelanggan dijadwalkan pada awal Desember 2024.

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill