Connect With Us

Perumda Tirta Benteng Klaim Stok Air Bersih di Tangerang Aman Meski Kemarau Panjang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 19 September 2023 | 15:48

Bendungan Pintu Air 10 di Kota Tangerang. (TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Direktur Teknik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Beteng Joko Surana mengklaim stok persediaan air bersih di Kota Tangerang aman meski kemarau panjang.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemarau dengan Fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2023.

Kondisi ini pun mengakibatkan kualitas air baku dari Sungai Cisadane mengalami penurunan cukup signifikan, meski secara kuantitas masih tergolong aman.

Untuk itu, Joko menyatakan pihaknya telah melakukan langkah pengolahan atau penyaringan dalam dua tahap guna menjaga kualitas air bersih yang akan didistribusikan.

"Dengan ini, para pelanggan diimbau untuk tidak khawatir atau panik dengan kondisi kemarau yang tengah melanda Kota Tangerang dan sekitarnya,” ujarnya pada Selasa, 19 September 2023.

Lanjutnya, beberapa waktu lalu debit Sungai Cisadane sempat surut. Namun, per Selasa, 19 September 2023 batas air mulai kembali normal di angka 12 meter. Bisa

“Batas normal 12 meter, menyatakan stok atau kuantitas air dalam kondisi aman. Namun, secara kualitas mengalami penurunan, salah satunya karena titik hulu belum juga dilanda hujan,” terangnya.

Joko mengimbau agar warga segera melapor jika memiliki keluhan terkait pendistribusian air bersih. 

Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan.

"Kami menyiagakan armada air, untuk menyajikan bantuan air bersih gratis untuk warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Distribusi MBG di Kabupaten Tangerang Diliburkan Selama PJJ Sekolah

Distribusi MBG di Kabupaten Tangerang Diliburkan Selama PJJ Sekolah

Selasa, 8 September 2026 | 12:10

Distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang diliburkan selama penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sekolah imbas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill