KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang resmi menyerahkan sebanyak 971.363 lembar bahan kampanye kepada tim sukses pasangan calon (paslon) Pilkada Tangerang 2024 pada Jumat, 25 Oktober 2024.
Penyerahan ini berlangsung di Gudang Logistik Pilkada KPU di Cimone, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, dengan dihadiri oleh perwakilan tim dari masing-masing Paslon.
Sekretaris KPU Kota Tangerang, Pandu Dwiadma menjelaskan, penyediaan bahan kampanye ini adalah bentuk komitmen KPU untuk mendukung tahapan kampanye yang fair dan transparan.
"Fasilitasi penyebaran BK merupakan bentuk pelaksanaan Tahapan Kampanye yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota," ujar Pandu dalam keterangannya.
Adapun bahan kampanye yang dibagikan terdiri dari berbagai jenis media cetak untuk setiap paslon, yakni 13.779 lembar poster, 68.892 lembar brosur, 103.779 lembar pamflet, dan 137.783 lembar selebaran.

Penyerahan bahan kampanye ini diharapkan bisa membantu tim sukses dalam menyosialisasikan visi, misi, dan program kerja setiap paslon kepada masyarakat Kota Tangerang.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Pernyataan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten yang menilai kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang layak menjadi percontohan nasional menuai kritik keras dari kelompok masyarakat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews