Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 1.357 pelajar dari berbagai sekolah di Kota Tangerang mengikuti pelatihan terpadu bagi calon Paskibraka tahun 2025 di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu 27 Oktober 2024.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin yang membuka pelatihan tersebut menyampaikan, pelatihan ini menjadi momentum bagi generasi muda Tangerang, untuk menunjukkan semangat dan dedikasi mereka, dalam mempersiapkan diri sebagai calon anggota Paskibraka Kota Tangerang dan juga pemimpin masa depan.
“Pelatihan ini bukan hanya ajang untuk mencari kader Paskibraka masa depan, tapi juga untuk melatih diri dan membangun karakter serta kepemimpinan sebagai bekal masa depan, baik untuk Kota Tangerang, Provinsi Banten, maupun Indonesia,” ujarnya.
Pj Wali Kota juga menekankan peran penting para pelajar ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Dalam 20 hingga 22 tahun ke depan, merekalah yang akan menjadi pemimpin bangsa ini. Karena mereka adalah generasi penerus yang akan membawa semangat kemerdekaan dari generasi ke generasi, dan memajukan bangsa,” tambahnya.
Dr. Nurdin juga menegaskan masa depan Kota Tangerang dan bangsa Indonesia ada di tangan para generasi muda yang saat ini aktif dan berkontribusi nyata salah satunya lewat Paskibraka.
"Selamat bergabung dan berjuang! Semoga ada di antara kalian yang mewakili Kota Tangerang di tingkat nasional," harapnya.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGPemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews