Connect With Us

Hati-hati Angin Kencang hingga Akhir Tahun di Tangerang, Ini Tips Menghadapinya

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 7 Desember 2024 | 20:28

Ilustrasi angin kencang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah, termasuk Kota Tangerang, hingga akhir tahun 2024. 

Plt Kepala BPBD Kota Tangerang, Ubaidillah Ansar, mengingatkan agar masyarakat bersiap menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu. 

Menurutnya, peralihan musim tidak jarang memunculkan potensi angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan dan merusak fasilitas umum maupun pribadi. 

"Masyarakat harus waspada atas kondisi cuaca saat ini. Diketahui, saat ini telah masuk musim penghujan," ujarnya.

Oleh karena itu, langkah antisipasi perlu dilakukan agar dampak buruk dapat diminimalkan.  

Untuk menghadapi ancaman angin kencang, BPBD Kota Tangerang memberikan beberapa tips praktis yang dapat diikuti oleh warga. 

  1. Selalu pantau kondisi cuaca dan perhatikan prakiraan cuaca terkini. Langit gelap dan hembusan angin mendadak sering menjadi tanda awal cuaca ekstrem.
  2. Periksa kondisi atap rumah, pastikan genteng atau penutup lainnya terpasang dengan kokoh agar tidak mudah terlepas saat angin bertiup kencang. 
  3. Pastikan pintu dan jendela rumah tertutup rapat selama terjadi angin kencang.
  4. Selain itu, pohon-pohon yang tinggi dan rapuh di sekitar rumah sebaiknya dipangkas untuk mencegah risiko tumbang.
  5. Bagi yang sedang berkendara, penting untuk menghindari area dekat baliho, papan reklame, atau pohon besar. Jika memungkinkan, carilah lokasi yang aman untuk berhenti sejenak hingga kondisi lebih kondusif.  

Dalam situasi darurat, masyarakat diimbau segera menghubungi layanan Tangerang Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam. 

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

NASIONAL
Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Purbaya Sebut Pengangguran dan Kemiskinan Menurun Sepanjang 2025

Kamis, 2 Juli 2026 | 19:04

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan penurunan tingkat pengangguran menjadi 4,85 persen serta tingkat kemiskinan menjadi 8,25 persen sepanjang 2025.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill