Connect With Us

Usai Viral Gegara Diduga Jadi Tempat Mesum, Alun-alun Cibodas Tangerang Dipasangi Lampu PJU 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 13 Januari 2025 | 17:24

Alun-alun Cibodas Kota Tangerang dipasangi lampu penerangan usai viral karena diduga menjadi tempat tak senonoh oleh pasangan muda-mudi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Setelah sempat viral karena dugaan menjadi tempat tindakan asusila, Alun-alun Cibodas Kota Tangerang kini telah dipasangi lima lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai sudut alun-alun tersebut.

Pemasangan ini dilakukan oleh petugas Kecamatan Cibodas bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang.

Sekretaris Kecamatan Cibodas Riswan Setyo Kardinto menjelaskan, pemasangan PJU ini merupakan respons terhadap keluhan masyarakat yang prihatin atas peristiwa sebelumnya. 

Untuk itu, adanya lampu penerangan ini diharapkan suasana di Alun-alun Cibodas menjadi lebih terang, kondusif, dan nyaman untuk semua pengunjung.  

"Untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, segera kita berkoordinasi dengan Dishub dan langsung dilakukan proses pemasangan lima PJU di empat titik lokasi Alun-Alun Cibodas," ujar Riswan, Senin, 13 Januari 2025.

Riswan juga menegaskan, pengawasan di sekitar Alun-alun Cibodas akan terus diperketat. Petugas Tramtib Kecamatan Cibodas telah ditugaskan untuk rutin melakukan patroli guna memastikan tidak ada lagi aktivitas menyimpang yang mencemari fasilitas publik tersebut.  

Selain itu, masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan hal-hal mencurigakan melalui layanan aspirasi resmi seperti LAKSA atau media sosial Kecamatan Cibodas. 

"Masyarakat jangan ragu jika menemukan hal-hal menyimpang untuk melapor. Kami juga berharap pengunjung bisa menjaga kebersihan di sekitar area Alun-Alun Cibodas," tambahnya.  

Sebelumnya, viral video yang memperlihatkan pasangan muda-mudi melakukan tindakan tak senonoh di Alun-alun Cibodas. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 7 Januari 2025, ini memicu keprihatinan publik. 

Banyak warga menyayangkan minimnya penerangan dan pengawasan di alun-alun yang membuatnya rentan disalahgunakan.  

Netizen mengungkapkan kekecewaan terhadap penyalahgunaan ruang terbuka hijau yang seharusnya menjadi tempat rekreasi keluarga. 

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill