Connect With Us

Kota Tangerang Status Siaga Darurat Bencana hingga Maret 2025

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 13 Februari 2025 | 11:19

Tim Posko Siaga Bencana bentukan BPBD Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang resmi memperpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 11 Maret 2025. Keputusan ini diambil menyusul kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Sebelumnya, status siaga ini telah diberlakukan sejak 11 Desember 2024 dan seharusnya berakhir pada 11 Februari 2025.  

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin, telah menandatangani perpanjangan status siaga ini dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah serta masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang,

 Ubaidillah Anshar menyampaikan, langkah ini diambil untuk memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi cuaca yang masih belum stabil.  

Menurut informasi dari BMKG, curah hujan di Kota Tangerang pada awal Februari 2025 diperkirakan akan cukup tinggi, dengan kemungkinan hujan lebat yang dapat memicu banjir di beberapa wilayah. 

BMKG juga telah mengeluarkan peringatan dini melalui Surat Balai Besar Badan Metorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II Nomor e.B/KL.00.02/004/KBB2/I/2025 tanggal 31 Januari 2025 perihal Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Provinsi Banten Periode Dasarian I Februari 2025.  

"BMKG menginformasikan pada Dasarian II Februari hingga Dasarian I Maret, Kota Tangerang diprediksi berada pada curah hujan harian kategori rendah hingga menengah. Serta, beberapa kecamatan berada pada potensi banjir kategori menengah," ujarnya.

Oleh karena itu, kesiapan semua pihak sangat diperlukan agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalkan. Pemerintah Kota Tangerang telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengambil langkah cepat dalam penanggulangan bencana. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memastikan seluruh drainase berfungsi dengan baik dan rumah pompa dalam kondisi optimal.  

Masyarakat juga diminta untuk lebih aktif dalam menjaga lingkungan, seperti melakukan kerja bakti membersihkan saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, serta membuat biopori untuk membantu penyerapan air. 

Selain itu, warga diimbau untuk menyimpan barang-barang berharga di tempat yang lebih aman guna mengantisipasi kemungkinan banjir. 

"Semua pihak melakukan langkah antisipasi, insyaallah semua dampaknya bisa kita minimalkan," katanya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill