Connect With Us

Rusdi Alam Bantah Isu Baju Adat Istri Dewan Capai Rp39 Juta untuk HUT ke-32 Kota Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Februari 2025 | 15:20

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menepis kabar yang menyebutkan anggaran sebesar Rp39 juta digunakan untuk pembelian baju adat istri anggota DPRD Kota Tangerang dalam perayaan HUT ke-32 Kota Tangerang.

"Yang lagi viral itu, bahwa ada alokasi anggaran Rp39 juta buat seragam isteri dewan, itu bohong gak ada, hoax," ujar Rusdi, Kamis, 13 Februari 2025.

Menurutnya, isu yang beredar luas di media sosial X (sebelumnya Twitter) itu dinilai tidak berdasar dan merupakan informasi yang menyesatkan.  

Dijelaskan Rusdi, tidak ada satu rupiah pun dalam APBD yang dialokasikan untuk pembelian seragam bagi istri anggota dewan. 

Adapun perihal seragam yang dikenakan istri para anggota dewan untuk perayaan tersebut murni berasal dari dana pribadi dan bukan dari anggaran pemerintah.  

"Itu swadaya dari mereka, dan gak semua. Dan kalau di APBD silahkan aja cek anggaranya, ada gak di Sekretariat DPRD buat seragam," bebernya.

Politisi Partai Golkar ini juga membantah jumlah anggaran yang disebutkan dalam utas tersebut. Bahkan, kata Rusdi, anggaran untuk baju adat anggota DPRD sendiri sebetulnya sangat terbatas, sehingga sulit mendapatkan vendor yang bersedia mengerjakannya.  

Mengenai unggahan yang beredar di media sosial, pihak DPRD Kota Tangerang sedang mengupayakan klarifikasi kepada akun yang menyebarkan informasi tersebut. Jika nantinya tidak ada tanggapan, langkah hukum bisa menjadi opsi yang akan ditempuh.  

"Bisa saja itu ngarang-ngarang ngaku isterinya dewan, ngaku bikin seperti itu. Kan gak mungkin juga bahasanya isteri dewan begitu. Intinya tidak ada anggaran seragam itu, itu hoaks," tutupnya.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill