KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Koalisi Ojol Nasional (KON) Tangerang Raya, tidak ikut terlibat dalam aksi demonstrasi besar-besaran pengemudi ojek online (ojol) yang rencananya digelar di Patung Kuda dan Monas, Jakarta, Selasa 20 Mei 2025.
Komunitas yang menaungi 295 ojol dari seluruh Indonesia ini menyebut aksi tersebut ada kepentingan politik dan tidak merepresentasikan suara mayoritas mitra pengemudi.
"Kami KON Kota Tangerang, akan tetap narik (on bid) dan tidak ikut dalam aksi demo atau off bid, karena dalam aksi tersebut ada kepentingan politik," ujar Alimkakani, 42, Sekjen KON Tangerang raya.
Alimkakani menyebut jika ingin membahas kesejahteraan pengemudi, maka komunitas ojol yang sah harus dilibatkan.
Ia menolak adanya pihak luar yang mengklaim mewakili suara ojol tanpa keterlibatan langsung di lapangan.
"Kami siap perang, kalau seandainya nanti banyak driver on bid diintimidasi para peserta aksi," ungkapnya.
Alimkakani berharap, aksi demo yang akan berlangsung hari ini dapat berjalan damai serta tanpa diwarnai dengan tindakan kericuhan di lapangan atau intimidasi para driver online.
"Kalau menemukan kekerasan (maupun aksi) anarkis laporkan ke kami," ujarnya.
Selain itu, Alimkakani menyebut, arahan mematikan aplikasi atau off bid yang dilontarkan oleh salah satu pihak merupakan gimmick semata.
"Omongan dia, mengklaim sepihak tanpa ada dasar sama sekali, emangnya dia mau nanggung kebutuhan keluarganya," tutupnya
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews