Connect With Us

Pernyataan Universitas Buddhi Dharma Tangerang Pasca Mahasiswanya Bunuh Diri di Kampus

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 19 Juni 2025 | 18:16

Surat pernyataan Universitas Buddhi Dharma Kota Tangerang terkait kasus mahasiswa gantung diri di kampus, Kami 19 Juni 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pihak Universitas Buddhi Dharma, Kota Tangerang memberikan pernyataan pasca peristiwa bunuh diri mahasiswa inisial DS, 22, di kampus, pada Senin 16 Juni 2025, lalu.

Melalui surat pemberitahuan Nomor: 009/Pemb./Rekt.UBD/VI/2025 yang ditandatangani Limahatini, Rektor Universitas Buddhi Dharma, Kamis 19 Juni 2025, disebutkan pihak universitas menyampaikan duka cita atas insiden terebut.

"Kami, atas nama Pimpinan dan seluruh Sivitas Akademika Universitas Buddhi Dharma, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu mahasiswa tercinta kami," katanya.

Pihak kampus juga memohon maaf atas segala kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi, yang berada di luar kendali mereka.

Universitas Buddhi Dharma juga menegaskan telah memberi perhatian kepada mahasiswanya dalam setiap proses akademik.

"Pada kesempatan ini, kami ingin menegaskan bahwa seluruh proses akademik, mulai dari kegiatan belajar mengajar di kelas hingga bimbingan skripsi, dilaksanakan dengan penuh perhatian dan dukungan kepada setiap mahasiswa," jelasnya.

Selain itu, pihak universitas juga meminta agar semua pihak tidak menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, agar tidak menyinggung pihak keluarga korban.

"Dalam situasi yang tidak diharapkan ini, kami mengajak semua pihak untuk menahan diri dari spekulasi, penyebaran rumor, maupun komentar-komentar yang dapat memperdalam luka bagi keluarga mendiang serta pihak-pihak lain yang mungkin terdampak secara tidak langsung," tambahnya.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kesehatan mental mahasiswa, Universitas Buddhi Dharma terus memperkuat layanan konseling dan pendampingan psikologis.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan ruang yang aman dan terbuka, di mana setiap mahasiswa dapat merasa didengar, diterima, dan dihargai," katanya.

Universitas juga mengajak seluruh pihak bersama-sama mengirimkan doa terbaik bagi korban, agar segala amal ibadahnya diterima dan ditempatkan di sisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa.

'Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan, dan kesabaran dalam menjalani hari-hari mendatang. Terima kasih atas segala perhatian dan doa yang diberikan," tutupnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill