Connect With Us

Puluhan Sopir Bus Dites Urine

| Rabu, 24 Agustus 2011 | 18:18

Cek kesehatan sopir. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Guna memastikan sopir bus layak jalan mengangkut penumpang mudik, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama aparat gabungan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan kepolisian melakukan pengedekan kesehatan sopir bus mudik di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Rabu (24/8).

 Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya akan memastikan apakah ada zat obat-obatan yang dikonsumsi sopir mudik ini. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk meminimalisir faktor resiko kecelakaan terpadu.

 “Kami ingin memastikan bahwa sopir tidak hanya bebas menggunakan obat terlarang. Namun juga bebas dari penyakit berat yang dialami. Pemeriksaan obat-batan ini kami melakukan dengan cara mengambil sempel urine, alkohol melalui alat outheler tiupan nafas, dan gula darah dengan pengecekan darah secara langsung,” Koordinator Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi dari Kemenkes dr. Budi Rahardjo.

 Dari hasil dari pemeriksaan tersebut, lanjut Budi, nantinya akan direkomendasikan kepada dinas perhubungan setempat dan juga pihak kepolisian. Adapun rekomendasinya ada tiga, yakni layak ngememudi, layak dengan catatan dan tidak layak.

 “Mengacu dari pengalaman tahun lalu, umumnya layak mengemudi semua sopir meskipun ada catatan. Misalnya kandungan darahnya naik. Tetapi, untuk kadar alkohol hampir dipastikan tidak ada,” tegasnya.

 Sutino Wibowo, 44, sopir PO Gajah Mungkur, rute Tangerang-Ponorogo menilai, pemeriksaan ini sangat baik bagi para sopir. Sebab, para pengemudi biasanya suka menyepelekan pemeriksaan kesehatan karena terlalu sibuk dengan rutinitasnya.

 “Saya pribadi menganggap, pengecekan kesehatan ini penting. Karena, nyawa penumpang itu berada di tangan sopir. Saya berharap, pengecekan kesehatan dari pemerintah ini dilakukan sacara rutin, minimal tiga bulan sekali,” katanya.(RAZ)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill