Connect With Us

Perumahan Graha Regency Kunciran, Remaja Bebas Mesum

| Rabu, 7 September 2011 | 20:23

Pasangan mesum. (tangerangnews / dira)

TANGERANG– Minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Graha Raya Regency, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang dimanfaatkan betul oleh sejumlah remaja dan anak baru gede (ABG) untuk memadu kasih. Bahkan, tak sedikit yang melakukan tindak mengarah pada perbuatan mesum.
 
Aktifitas sejumlah remaja dan ABG tersebut ternyata tidak mendapatkan sorotan dari pemerintah setempat dan dikeluhkan warga sekitar. “Kami harap, pemerintah memperhatikan kondisi di sekitar Jalan Raya Regency Kunciran. Banyak remaja yang berbuat tidak seharusnya karena minim PJU di wilayah itu,” ujar Subur (34) warga setempat.
 
Pihaknya bersama warga pun sempat berkirim surat kepada pengembang kawasan tersebut untuk memberikan PJU. Agar kegiatan remaja yang tidak seharusnya tersebut dapat diminimalisir. “Kami pernah meminta agar pengelola memasang PJU lebih banyak. Tapi, sampai saat ini belum digubris,” katanya lagi.
 
Pihaknya meminta, pemerintah daerah setempat, khususnya lurah dan pihak kecamatan segera melakukan tindakan. Terlebih, sebagai daerah yang terkenal dengan motto akhlakul karimah ini akan tercoreng dengan tindakan remaja yang dianggapnya sudah kelewat batas. “Kalau tetap dibiarkan akan merusak citra daerah ini. Makanya, pemerintah harus segera bertindak dan menegur pengembang,” imbau pria yang berprofesi sebagai guru agama di salah satu sekolah swasta tersebut.
 
Pernyataan yang sama diungkapkan Prio (31). Menurutnya, akibat minimnya PJU di sepanjang jalan itu sarat dijadikan tempat remaja bercembu. Makanya, dia berharap, dalam waktu dekat ini harus diberikan penerangan yang layak. “Selain dijadikan tempat bermesraan, minimnya PJU juga rentan dengan aksi kejahatan,” singkatnya.
 
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang Karsidi belum bisa memberikan komentar. Sebab, beberapa kali dihubungi ke tiga nomor telepon genggam yang pernah diberikannya kepada wartawan tak satupun yang bisa dihubungi.
 
Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kota Tangerang Mayoris Namaga mengungkapkan, penyediaan PJU di wilayah pengembang merupakan tanggung jawab pengelola. Makanya, hal tersebut bukan bagian dari tugas Pemkot Tangerang mengadakannya. “Soal PJU di sana (Graha Regency Kunciran) wewenang pengembang. Biar pengembang yang mengurusnya. Nanti kami sampaikan kepada mereka,” singkatnya. (DRA)

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill