Connect With Us

Dinkes Kota Tangerang Temukan 66 Kasus Campak Sepanjang 2025, Angka Bisa Terus Meningkat

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 10 September 2025 | 17:49

Dinkes Kota Tangerang melakukan penyelidikan epidemiologi kasus campak yang dilakukan di 39 puskesmas secara door to door ke rumah masyarakat. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mencatat sepanjang tahun 2025 hingga saat ini, ada sebanyak 66 kasus campak telah ditemukan di berbagai wilayah di Kota Tangerang

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengatakan angka ini, bisa terus meningkat seiring penyelidikan epidemiologi kasus campak yang dilakukan 39 puskesmas di Kota Tangerang secara door to door ke rumah masyarakat.

“Kegiatan penyeledikan oleh petugas kesehatan untuk menginvestigasi kasus campak yang dicurigai atau terkonfirmasi masif dilakukan seluruh puskesmas. Langkah inilah yang membuat angka bisa terus meningkat, karena penyakitnya memang dicari ke seluruh pelosok, untuk dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ungkapnya, Rabu 10 Agustus 2025.

Menurutnya, penyelidikan dilakukan melalu pendataan gejala, riwayat kontak dan imunisasi guna mencegah penyebaran penyakit hingga kejadian luar biasa (KLB).

Peningkatan angka ini tidak serta merta menandakan lonjakan penyebaran, namun juga mencerminkan keberhasilan sistem surveilans aktif dan masif yang telah diterapkan di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) di Kota Tangerang.

“Ini artinya sistem deteksi kita berjalan dengan baik. Daerah yang melaporkan sedikit kasus belum tentu bebas dari penyakit, bisa saja karena tidak dilakukan pemeriksaan atau kasusnya tidak terlaporkan,” tutur dr. Dini.

Dinkes Kota Tangerang juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat serta pemantauan di lingkungan sekolah, posyandu dan pemukiman padat penduduk untuk mencegah potensi penyebaran lebih luas.

“Masyarakat kami harapkan tetap tenang namun waspada. Laporkan segera ke faskes terdekat jika menemukan gejala mencurigakan, karena deteksi dini sangat penting dalam mencegah komplikasi akibat campak,” imbaunya.

Dinkes juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak, menyusul peningkatan jumlah kasus yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia saat ini.

Dinkes menekankan pentingnya pencegahan dini untuk menekan angka penularan campak, terutama di kalangan anak-anak. Berikut beberapa langkah mencegah penyakit campak:

1. Lengkapi Imunisasi Campak dan Rubella (MR) sesuai jadwal imunisasi nasional

2. Segera periksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala demam, ruam kemerahan, batuk, pilek, atau mata merah

3. Hindari kontak dengan penderita campak, terutama bagi bayi, anak kecil, atau orang dengan daya tahan tubuh rendah

4. Jaga kebersihan lingkungan dan daya tahan tubuh, dengan konsumsi makanan bergizi dan istirahat cukup

5. Gunakan masker jika sedang sakit untuk mencegah penularan kepada orang lain.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

NASIONAL
Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, PLN Klaim Nol Emisi

Mudik Gratis BUMN 2026 Berangkatkan 116 Ribu Pemudik, PLN Klaim Nol Emisi

Jumat, 20 Maret 2026 | 22:26

Program Mudik Gratis Bersama BUMN 2026 resmi memberangkatkan ratusan ribu pemudik dari kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa, 17 Maret 2026.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill