Connect With Us

Lihat Tumpukan Sampah Sachrudin Semprot Kadis LH: Sudah Berapa Kali Saya Bilang, Keliling

Redaksi | Senin, 6 Oktober 2025 | 12:47

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegur Kadis LH Wawan Fauzi usai mendapati adanya sampah menumpuk di pinggir jalan. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com – Saat bersepeda menuju kantor, Wali Kota Sachrudin dibuat geram melihat tumpukan sampah berserakan di trotoar jalan. 

Wali Kota langsung berhenti dan langsung menegur anak buahnya di lapangan dengan nada tinggi. Ia meluapkan kekesalannya kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wawan Fauzi.

“Ente baru lihat ini kan (tumpukan sampah)? Sudah berapa kali saya bilang, keliling,” semprot Sachrudin sambil menunjuk tumpukan sampah di pinggir jalan.

Sementara itu, Wawan Fauzi hanya bisa mengangguk dan menjawab pelan. "Siap, Pak.” jawabnya. 

Namun kekesalan Sachrudin belum reda. Ia kembali menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh dibiarkan menumpuk tanpa pengawasan.

“Enggak boleh ini. Pengawasnya siapa? Kalau sudah dilarang buang sampah, ya diawasin. Tapi ini sampahnya numpuk, ini enggak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Sachrudin juga sempat menunjuk ke arah kali dan tumpukan sampah di sekitarnya. Seolah menegaskan tugas dan fungsi kerja masing-masing OPD.

“Ini tugas siapa?” tanya Sachrudin menunjuk ke kali. “PU, Pak,” jawab Wawan.

“Kalau ini (tumpukan sampah) tugas siapa?” lanjutnya. “Kita, Pak,” jawab Wawan lagi, dengan nada hati-hati.

Kekesalan Sachrudin itu menunjukkan ketidakpuasan atas kerja pengawasan lapangan yang dianggapnya lemah. 

Ia menegaskan, kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap kebersihan kota tidak boleh kendor. Terlebih Kota Tangerang sedang berupaya memperkuat citra sebagai kota yang bersih dan ramah lingkungan.

Marahnya Sachrudin bukan kali ini saja. Dalam rapat evaluasi belum lama ini, Sachrudin melontarkan pernyataan keras yang menyentil langsung kinerja anak buahnya.

Ia menilai lambannya respons pejabat Pemkot Tangerang saat aksi demonstrasi warga di Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol. 

“Pol PP, Damkar, ada gerakan demo di jalan Perintis Cikokol. Satu pun tidak ada yang nyaut. Udah pada tenggelam semuanya. Padahal baru jam setengah 12. Padahal saya sampai jam 2 pagi,” tegas Sachrudin.

Ia menegaskan instansi teknis nyaris hilang jejak ketika dibutuhkan. “Saya kontak BPBD enggak diangkat. Saya kontak LH, apalagi. Mana LH, mana Pol PP, juga tenggelam,” ucapnya.

Wali kota menilai, pejabat Pemkot terkesan lepas tangan meski dampak aksi demo masih terasa hingga dini hari. “Tujuannya setelah demo tengah malam berangsur selesai. Itu kan, ada pembakaran. Banyak sampah. Sampai paginya masih banyak yang kotor,” sebut Sachrudin.

WISATA
Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Promo Bulan Mei, Howard Johnson Tangerang Tawarkan Paket 'May Escape' dan Kuliner Autentik

Kamis, 7 Mei 2026 | 22:17

Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

BANTEN
Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG

Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16

Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill