Connect With Us

Galian Pipa Perumda Tirta Benteng Baru Ditutup Setelah Dikeluhkan Berbulan-bulan, Warga: Kemarin ke Mana Aja?

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:22

Perbaikan jalan bekas proyek galian pipa Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang di Jalan Gatot Subroto, Senin, 20 Oktober 2025 malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah berbulan-bulan dikeluhkan dan menimbulkan kemacetan parah, Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang akhirnya turun tangan melakukan perbaikan di sejumlah titik jalan yang terdampak galian pipa di Jalan Gatot Subroto, Kota Tangerang. Perbaikan mulai dilakukan pada Senin, 20 Oktober 2025 malam.

Langkah ini diambil menyusul koordinasi dan pelaksanaan uji California Bearing Ratio (CBR) bersama Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) PPK 1.4 untuk memastikan kualitas tanah dasar memenuhi standar sebelum penutupan jalan.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng, Doddy Effendi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pekerjaan galian pipa yang telah selesai dilakukan sebelumnya.

“Kami ingin memastikan setiap pekerjaan yang dilakukan tidak hanya fokus pada peningkatan pelayanan air bersih, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar,” papar Doddy, Selasa 21 Oktober 2025.

Perbaikan yang dilakukan meliputi penutupan kembali galian dengan material standar, pengecoran, hingga pengaspalan permanen, yang semuanya diklaim dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Meski demikian, Doddy Effendi menyampaikan terima kasih atas pengertian warga dan berharap perbaikan ini dapat mengembalikan kenyamanan akses jalan, sekaligus menegaskan komitmen Perumda untuk menjalankan pekerjaan infrastruktur dengan tanggung jawab dan transparansi.

"Kami menyadari pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, proses perbaikan dilakukan dengan tetap memperhatikan kelancaran lalu lintas dan keamanan warga yang melintas,” kata Doddy.

 

Warga Meradang Terdampak Macet Parah 

Namun, langkah perbaikan yang dinilai terlambat ini menuai protes keras dari warga sekitar. Alvian, 30, warga Kelurahan Keroncong, Kecamatan Jatiuwung, mengaku sangat kesal karena proyek galian pipa tersebut dibiarkan berlarut-larut hampir empat bulan, menyebabkan kemacetan kronis di jalur padat tersebut.

“Tiap jam sibuk pasti macet. Apalagi kalau pulang kerja jam 5 sampai 7 sore, macetnya dari Terminal Cimone sampai Pasar Jatiuwung. Saya bisa sampai rumah jam 9-10 malam,” pungkas Alvian dengan nada kesal.

Ia mempertanyakan mengapa Perumda Tirta Benteng baru bergerak menutup galian setelah sekian lama jalanan menjadi momok kemacetan.

“Saya lihat sih sudah ada yang dirapihkan, meski tidak semua. Kemarin-kemarin kemana aja? Berbulan-bulan dibiarkan, bikin macet saja. Kalau proyeknya sudah selesai kenapa tidak segera dibuka pembatasnya,” cecar Alvian, menyoroti penutupan yang dinilai tidak rapi serta rambu pembatas yang masih dipasang tanpa kejelasan.

NASIONAL
Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Pupuk hingga Beras Jadi Produk Terlaris di Kopdes Merah Putih

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:40

Sejumlah komoditas pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat menjadi barang yang paling banyak dibeli melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sepanjang 2026.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

TANGSEL
Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Skema Sewa Kendaraan Dinas Pemkot Tangsel Dinilai Lebih Hemat Anggaran daripada Beli

Selasa, 14 Juli 2026 | 18:48

Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) yang mengalokasikan anggaran untuk menyewa kendaraan dinas pada tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis dalam efisiensi fiskal yang pragmatis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill