Connect With Us

32 TPS di Kota Tangerang Rawan Konflik

| Senin, 3 Oktober 2011 | 17:03

Apel Siaga Pilgub Banten. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG-Potensi konflik selama pilgub Banten di Kota Tangerang, sangat besar. Dari 2.799 TPS yang tersebar di 13 kecamatan, tercatat 32 TPS yang paling rawan konflik. Demikian yang dikatakan oleh Herry Rumawatine, Ketua DPRD Kota Tangerang, saat acara gelar pasukan menjelang pilgub Banten di Lapangan Ahmad Yani, Senin (3/10).

"2.767 TPS kami anggap sebagai TPS aman, tapi 32 TPS rawan konflik," ucap Herry saat memberi kata sambutan di podium.

Menurut Herry, bagi TPS yang rawan akan dijaga oleh dua orang Polisi plus 10 orang Linmas. Sedangkan bagi TPS yang aman dijaga oleh dua orang Polisi plus lima orang petugas Linmas. "Kami harap pilgub ini aman, meskipun terdapat potensi konflik yang cukup besar," tandasnya.

Namun Herry tidak merinci TPS di mana saja yang dianggap rawan. "Polisi yang lebih tahu, TPS mana saja yang rawan konflik. Karena itupula gelar pasukan ini diadakan, untuk memperkuat barisan pengamanan," ucapnya.

Sementara itu menurut Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Tavip Yulianto, semua TPS yang ada di Kota Tangerang, rawan konflik. Karena itu dirinya tidak mau ada petugas Polisi yang lengah dalam melakukan penjagaan. "Bagi kami semua TPS itu rawan. Karena bisa saja TPS yang dianggap aman, terjadi konflik. Begitu juga sebaliknya," ujar Tavip.

Untuk hari pencoblosan, 22 Oktober, kata Tavip, tidak kurang dari 1.127 orang Polisi akan disiagakan di tiap TPS. Jika ada kekurangan, maka akan ada tambahan lagi dari Polda Metro Jaya. "Petugas Linmas juga akan turut membantu, karena untuk pengamanan ini harus ada kerjasama dengan berbagai pihak," ucapnya. (RAZ)

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill