Connect With Us

RSUD Kabupaten Tangerang Diminta Tak Lepas Tangan

| Minggu, 29 Januari 2012 | 16:56

RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Pihak RSUD Kabupaten  Tangerang diminta tidak lepas tangan terkait kasus yang menimpa eks seorang dokternya yang dipecat, berinisial IS.  Kuasa Hukum IS, Slamet Yuwono dari kanto OC Kaligis mengatakan, berdasarkan bukti yang dimiliki pihaknya, pihak RSUD Kabupaten Tangerang dalam hal ini Direkturnya, yakni dr Mamahit pemberhentian dr IS ditandatangani oleh Mamahit.
"Berdasarkan bukti yang kami punya, penghentian perjanjian kerja dibuat dan ditandatangani oleh dr Mamahit, 27 Februari 2009. Artinya yang memecat dr Ira adalah dr Mamahit, selaku Direktur Utama RSUD Kabupaten Tangerang," ucapnya, ketika dihubungi wartawan, Minggu (29/01/2012).

Akibat pemecatan itulah, lanjut Slamet, studi S3, IS menjadi terbengkalai. "Karena dipecat, secara otomatis kuliahnya di UI dihentikan. Padahal tinggal dua bulan lagi selesai," ucapnya.

Seperti diketahui, dr IS digugat oleh dr BG Kepala Dokter Kandungan RSUD Kabupaten  Tangerang, mantan atasan dr IS.
 
IS mengakui bahwa, nama BG dikaitkan karena dirinya pernah mengirim email kepada S, istri BG ."Saya kirim email itu karena dokter Bambang atasan langsung saya. Tapi dia malah tidak membantu, malah menggugat saya" ucap IS. Padahal, kata IS,  dirinya hanya mengadukan persoalan dirinya dengan dr JT, yang menurut IS nyaris memperkosanya.
 
Sedangkan Dirut RSUD Kabupaten Tangerang, Mamahit ketika dikonfimasi hanya menjawab melalui pesan singkat kepada wartawan. “Silahkan menghubungi penggugat, karena tidak terkait dengan RSUD Kabupaten  Tangerang dan saya," katanya. (DRA)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill