Connect With Us

Kalapas Pemuda Tangerang Akui Kecolongan

| Kamis, 8 Maret 2012 | 14:09

Dua WN Iran yang ditangkap. (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Pemuda Tangerang Kunto Wirianto mengaku kecolongan karena ditemukannya telepon seluler di sel narapidana asal Iran, Muhammad Jafad, saat diperiksa oleh Wamenkum dan HAM Denny Indrayana dan petugas  BNN, Kamis (8/3) dini hari tadi.

"Yah kita merasa kecolongan. Padahal kita sering melakukan razia tiap dua minggu sekali. Kemungkinan HP bisa masuk itu ada dua, bisa dibawa oleh pengunjung atau dari petugas Lapas sendiri," katanya.

Menurutnya, saat diperiksa, di kamar 10 blok F ditemukan dua buah HP, charger dan berkas-berkas. Penangkapan Jafad merupakan pengembangan dari penangkapan salah satu WN Iran di Senayan yang membawa 3 Kg sabu. "Diduga sebelumnya tersangka yang ditangkap itu melakukan komunikasi dengan Jafad," kata Kunto.

Kunto menjelaskan, saat ini pihaknya tengah menyelidiki bagamana Jafad bisa mendapatkan HP di ruang tahanannya, dengan memeriksa keterangan para petugas jaga dan teman sekamar Jafad. "Dia ditahan bersama tiga warga negara Iran lain yakni Muhammad, Abdullah dan Ashadi. Kita sedang tanyakan mereka," ungkapnya.

Kunto juga mengaku penyebab kecolongan karena minimnya petugas jaga Lapas untuk memantau ribuan napi. "Jumlah penghuni ada 3096 orang, tahanan 1029 orang. Sementara penjaga hanya 84 orang. Jumlah ini tidak ideal untuk memantau seluruh napi di Lapas," katanya.


Muhammad Jafad alias Jafad Chaichi ditangkap di Bandara Soekarno Hatta karena menyelundupkan sabu pada 18 Juli 2009. Jafad masuk Lapas pada tanggal 6 November 2009. Ia dihukum penjara selama 5 tahun 6 bulan.(DRA)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill