Connect With Us

Sidang Batal, Karyawan Batavia Air Tutup Akses Bandara

| Jumat, 15 Maret 2013 | 08:41

Batavia Air. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-Puluhan eks Karyawan Batavia Air menutup akses menuju Bandara Soekarno -Hatta, karena sidang kreditor di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang jadwalnya digelar hari ini ternyata batal.

Awalnya mereka melakukan konvoi dari Jakarta menuju Bandara. Lalu saat di Jalan Prof Sedyatmo, mereka berhenti melakukan aksi demo. Namun, aksi mereka tak berlangsung lama, karena polisi memerintahkan mereka pindah ke Komplek Pergudangan Bandara Mas.


Kemudain saat sampai di pintu M1, mereka berhenti dan kembali berdemo. Hal ini pun membuat lalu lintas kendaraan yang hendak masuk dan keluar Bandara Soekarno-Hatta menjadi tersendat.

Kuasa Hukum eks karyawan Batavia Air Odie Hudiyanto mengatakan, sidang dengan agenda pencatatan pesangon karyawan yang harus dibayar kurator di PN Jakarta Pusat ternyata batal dengan alasan tidak bisa menampung masa.

"Harusnya jam 08.00 WIB sidang sudah dilakukan. Tapi ternyata ditutup dan pertemuan dipindahkan ke Pekan Raya Jakarta (PRJ)," ujarya.

Pihaknya pun pindah ke PRJ, namun ternyata pertemuan itupun batal karena tidak ada izin keramaian. Para karyawan pun tidak diperbolehkan masuk oleh polisi."Kita dilempar-pempar. Katanya polisi tidak dapat izin terkait pelaksanaan sidang," terang Odie.


Karena hal itu, pihaknya merasa dipermainkan oleh Kurator. Mereka pun mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dengan tidur di jalan tol jika tuntutannya tidak terpenuhi.
"Aksi ini sebagai bukti kalau kita tidak bisa dipermainkan. Kurator jangan macam-macam dengan kami. Merweka harus segera membayar pesangon karyawan," tegas Odie.(RAZ)
 
OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill