Connect With Us

Peneliti dari Belanda Kunjungi Markas Pokja Wartawan Harian Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 7 Mei 2013 | 16:40

Peneliti dari Belanda Kunjungi Markas Pokja Wartawan Harian Tangerang . (tangerangnews / rangga)

 

TANGERANGNEWS.com-Peneliti dari Belanda yang tergabung dalam Royal Netherlands Institute of Southeast Asian and Caribbean Studies dr Ward Barenschot mengunjungi markas Pokja Wartawan Harian Tangerang di Jalan Perintis Kemerdekaan No.38 A, Kota Tangerang.

 Menurut Ward, kedatangannya khusus untuk melakukan research terhadap penyelenggaraan Pilkada di Kota Tangerang. 
 

“Saya mengetahui informasi dari media massa, baik online maupun koran. Saya baca, salah satu artikelnya berisi tentang bagaimana kelompok kerja wartawan di sini bagus sekali karena telah mengenalkan calon wali kota dan pasangannya kepada publik melalui acara diskusi,” ujar Ward yang berkesempatan bertemu langsung dengan Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Denny Irawan yang juga wartawan Koran SINDO, Selasa (7/5).

 

Ward mengatakan, hasil research nantinya akan dituangkan ke dalam buku. Tetapi, dirinya tak hanya melakukan penelitian di Pilkada Kota Tangerang, ada beberapa wilayah lain juga yang akan dilakukan research.


“Saya memiliki proyek untuk mengetahui perbedaan pesta demokrasi di sini. Karena yang saya tahu setiap daerah di Indonesia berbeda-beda,” ujarnya.

 

Ward juga mengutarakan alasannya kenapa harus melakukan kunjungan ke  Pokja Wartawan Harian Tangerang. Menurutnya, Pokja adalah organisasi wartawan terbesar di Tangerang dan wartawan  termasuk profesi yang expert untuk menjadi bahan penelitian. 
 

“Wartawan adalah orang yang expert.  Karena wartawan adalah salah satu saksi sejarah pesta demokrasi. Wartawan selalu mengikuti langsung perjalanan demokrasi, setiap saat,” terangnya.   

 

Ward sendiri mengaku, dirinya sudah berada sebulan di Indonesia, tepatnya dia tinggal bersama keluarga di Jakarta untuk menyelesaikan project tersebut. “Saya senang di sini saya disambut baik, saya juga sudah bertemu dengan sejumlah calon,” terangnya.

 

Sementara itu, Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Denny Irawan menyatakan, pihaknya senang ada peneliti yang ingin tahu perjalanan pesta demokrasi di Kota Tangerang.

“Kita sambut siapapun yang ingin melakukan riset di sini.  Tetapi kita juga tentu membutuhkan identitas mereka yang jelas. Hal itu bertujuan untuk mengetahui identitas resmi peneliti dan tujuannya. Ward memang sudah terdaftar sebagai peneliti asing resmi melalui identitas yang ditunjukannya dari Kementerian Riset dan Teknologi,” jelas Denny. (RAZ)    

 

NASIONAL
Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Benarkah Kendaraan Ban Gundul Bakal Kena Denda Rp250 Ribu? Begini Aturannya

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:38

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri membantah kabar yang ramai beredar di media sosial mengenai pemberlakuan aturan baru berupa denda Rp250 ribu dan ancaman kurungan satu bulan bagi pengendara sepeda motor yang menggunakan ban gundul.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill