Connect With Us

Perda Pengelolaan Air akan Turunkan Ongkos Produksi PDAM

| Senin, 20 Mei 2013 | 17:51

Direktur PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang Ir Ahmad Marju Kodri bersama Ketua Pokja Wartawan Harian Tangerang Denny Irawan saat acara sosialisasi air bersih. (tangerangnews / diraok)

TANGERANG- Pemkot Tangerang telah mengesahkan Perda Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air guna memenuhi kebutuhan masyarakat tentang air bersih. Perda tersebut dinilai dapat menurunkan ongkos produksi air bersih PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang sekitar 5 persen.

 “Kalau Perda tersebut bisa terealisasi dengan baik, tentu cost produksi PDAM dalam penggunaan bahan kimia bisa ditekan hingga 5 persen, guna menetralisir bakteri dan limbah di dalam air,”papar Humas PDAM TB Kota Tangerang Ichsan Sodikin, Senin (20/5).
 
Menurutnya, Sungai Cisadane merupakan sumber air baku PDAM TB. Saat ini, PDAM baru memenuhi sekitar 7 persen kebutuhan air bersih Penduduk Kota Tangerang dengan jumah total sambungan 24 .700. “Produksi air bersih PDAM dalam sehari sekitar 3000 liter per detik,” ujarnya.
 
Sementara Dirut PDAM TB Ahmad Marju Kodri membenarkan bahwa kualitas air baku Sungai Cisadane terus menurun. Hal tersebut akibat pencemaran imbah industri yang semakin tak terkendali. Berdasarkan hasil tes laboratorium, air baku dari Sungai Cisadane mengandung COD/BOD yang tinggi.
 
"Hal tersebut sudah dirasakan PDAM Tirta Benteng sejak satu tahun terakhir. Saya sudah mengirim surat kepada menteri kesehatan dan pemerintah provinsi Banten soal kualitas air baku yang cenderung turun ini, supaya mengambil langkah kongkrit," ucapnya.
 
Kodri menambahkan, dengan disahkannya Perda Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Air ini, diharapkan dapat memberi dampak positif bagi PDAM. “Saya berharap  segera disosialisasikan ke masyarakat, supaya pencemaran bisa berkurang. Kalau kualitas air baku bagus, produksi pasti lebih murah,” paparnya.(RAZ)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill