Connect With Us

Mantan Karyawan Batavia Air Segel Aset

| Selasa, 21 Mei 2013 | 16:09

Karyawan Batavia Air. (tangerangnews / rangga)


TANGERANG
-Puluhan mantan karyawan maskapai penerbangan Batavia Air menyegel seluruh aset perusahaan yang berada di kawasan pergudangan Bandara Mas, Neglasari, Kota Tangerang Selasa (21/05) siang.
 
Langkah penyegelan diambil, lantaran hingga kini belum ada pembayaran pesangon kepada para mantan karyawan  dan sebagai langkah antisipasi adanya penjualan aset secara ilegal.

Sejak dinyatakan pailit empat bulan lalu, hingga kini nasib ratusan mantan karyawan PT. Metro Batavia,  pemilik maskapai penerbangan Batavia Air masih terkatung katung dan tak menentu.

Pencairan pesangon yang dijanjikan belum juga terealisasi,  meskipun proses lelang terhadap aset milik Batavia Air berupa gudang pelatihan berikut isinya yang berada di kawasan pergudangan Bandara Mas  telah terjual sebesar Rp8,5 miliar kepada Bank Capital.

Odiyanto, kuasa hukum mantan karyawan Batavia Air mengatakan,  bahwa penggembokan gudang untuk mengantisipasi hilangnya aset.
“Sebab, Bank Capital melelang aset Batavia Air secara paket yaitu tanah dan bangunan di Jakarta dan Tangerang serta tiga unit bus di bandara Soekarno-Hatta sebesar Rp8,5 miliar,” terangnnya.


Para karyawan juga telah meminta kepada pihak kepolisian untuk menjaga aset tersebut. (RAZ)

KAB. TANGERANG
Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Gagal Gasak Motor di Cikupa, Pelaku Curanmor Todongkan Senpi saat Hendak Dikejar Warga

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:18

Sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) saat aksinya dipergoki warga di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 6 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill