Connect With Us

Sekda Mundur, HMZ : Pegawai Jangan Gede Rasa

| Rabu, 22 Mei 2013 | 18:08

Harry Mulya Zein (HMZ). (tangerangnews / facebook)

 
TANGERANG-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Harry Mulya Zein (HMZ) memastikan diri-nya akan mundur dari jabatannya karena mencalonkan diri sebagai Wali Kota Tangerang. Namun, menurutnya Pegawai Pemkot Tangerang yang dinilai masuk kualifikasi sebagai Sekda jangan geer (gede rasa).
 
“Jangan geer dulu, saya juga belum mundur. Pengajuan sekda tergantung wali kota dan gubernur,” ujar HMZ, Rabu (22/5).
 
Dia menjelaskan, sekda kota/kabupaten itu diberhentikan dan diangkat oleh gubernur atas usulan wali kota/bupati. “Tapi tergantung wali kotanya mundur atau tidak, kalau mundur tidak bisa mengusulkan sekda. Bisa saja nanti diganti Plt (pelaksana tugas) sekda dari provinsi, kalau itu tergantung Gubernur,”  tukas HMZ.
 
HMZ menambahkan untuk menjadi sekda definitif, pegawai harus memenuhi kualifikasi seperti sudah dua kali menjabat Esselon 2b setingkat kepala dinas, sekertaris dinas atau kepala bagian. “Selain itu tidak boleh berusia menjelang pensiun, minimal dua tahun sebelumnya,” ungkapnya.
 
Untuk diketahui ada beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang masuk kualifikasi sekda. Diantaranya Tabrani yang pernah menjabat Kepala Dinas Pemuda Olag Raga, Kebudayaan dan Pariwisata serta Kepala Dinas Pendidikan; Karsidi sudah menjabat kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan Kepala Dinas PU.
 
Lalu, Rina Hernaningsih yang sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian, Perdangan dan Koperasi, sekarang menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; Dafyar dari Kepala Bapeda ke Kepala Dinas Tata Kota; Roostiwie dari Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah ke Asisten Daerah II.(RAZ)

WISATA
Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Tak Terurus, Telaga Biru Cigaru Kini Sudah Tak Lagi Biru

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:55

Telaga Biru Cigaru di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, yang dulu pernah menjadi wisata favorit keluarga untuk menikmati momen liburan, kini tampak sepi dan terbengkalai.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill