Connect With Us

Bikin Banjir, Warga Protes Proyek Perumahan Premier Park 2

| Rabu, 22 Mei 2013 | 18:16

Warga memprotes Perumahan Premier Park 2 (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG-Warga Perumahan Bona Sarana Indah (Bona) dan Bumi Mas Raya (BMR) memprotes proyek pembangunan Premier Park 2 di Kelurahan Cikokol, Kota Tangerang, Selasa (22/5). Pasalnya proyek tersebut menyebabkan banjir di wilayah tersebut.
 
Puluhan warga ini mendatangi kantor managemen proyek Premier Park 2. Mereka menuntut pihak pengembang untuk membuat saluran air agar tidak membanjiri perumahan dan menghentikan pembangunan proyek sementara.
 
Menurut Muhammad, warga Bona Sarana Indah, Blok E1 no 8, RT 8/7, banjir terjadi sejak adanya pembangunan Premier Park 2 pada dua tahun yang lalu. Padahal selama dia tinggal di sana, tidak pernah kebanjiran.
 
“Sejak saya tinggal dari tahun 1997, di sini belum pernah banjir. Tapi setelah ada proyek itu, kalau hujan deras pasti banjir. Ketinggian air mencapai 60 centimeter sampai masuk ke rumah warga,” ujarnya.
 
Dia menjelaskan, hal itu terjadi karena proyek Premier Park tidak memiliki saluran pembuangan air ke Sungai Cisadane, sehingg air mengalir ke drainase perumahan warga sekitar. Sejumlah wilayah yang terkena dampak banjir adalah RT 6, 7, 8 di RW 7 Perumahan Bona dan RT 4 dan 5  Perumahan BMR.
 
“Sebenarnya warga sudah mengadukan ini ke pihak Kecamatan dan DPRD, tapi sampai sekarang tidak tahu kelanjutannya bagaimana. Karena itu kita ingin membuka forum, untuk sama-sama membantu agar Pemier Park 2 bisa membangun saluran pembuangan ke Cisadane. Dan kita minta proyek dihentikan satu hari saja, untuk membuktikan permintaan kita ini direspon,” tandas Muhammad.
 
Sementara Set Inspektor PT Premier Ronggo mengatakan akan memenuhi keinginan warga untuk membuat buangan air ke Sungai Cisadane. Dia mengaku, Premier Park 2 memiliki tandon air seluas 1500 meter persegi, namun masih dalam tahap pembangunan.
 
“Untuk sementara kita akan lakukan langkah jangka pendek dengan pembersihan dan normalisasi drainase di jalur perumahan warga. Kita buat planing dulu, mungkin akan dikerjakan minggu-minggu ini,” tukasnya.(RAZ)
 
BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill