Connect With Us

Tarzan dari Australia ini Pemakan Babi dan Buaya selama 60 Tahun

EYD | Rabu, 16 September 2015 | 12:07

Michael Fomenko tinggal di hutan liar Australia selama 60 tahun. Selama itu, dia bertahan hidup dengan memakan babi dan buaya. (ist / tangerangnews)

TANGERANG - Jika hutan Slovenia memiliki seorang "Tarzan", yakni Angelo Valkenborg yang selama 4 tahun mendiami hutan di negara pecahan Yugoslavia tersebut. Maka, Australia juga punya kisah serupa. Selama 60 tahun, seorang kakek yang kini berusia 84 tahun bertahan hidup di dalam sebuah hutan liar.

Michael Peter Fomenko, kakek asal Georgia, sempat mengungsi ke Jepang sebelumnya karena perang. Dari Jepang, Michael beserta keluarganya hijrah ke Sydney setelah terjadi Perang Pasifik pada tahun 1937.

Menjadi pengungsi, Michael merasa terasingkan. Dia kemudian memutuskan menjauhkan diri dari dunia modern dan melarikan diri ke hutan. Saat usianya 24 tahun, Michael mulai bertahan hidup di antara hutan satu ke hutan lainnya di daerah Cape York dan Ingham di bagian utara Australia.

Terinsipirasi dari kisah apik dongeng "The Odyssey" karya Yunani Homer, Michael mulai bertahan hidup di hutan dengan memakan babi dan buaya. Hebatnya, Michael menangkap binatang-binatang liar tersebut menggunakan tangan kosong.

Di tahun 1959, Michael ditemukan suku pedalaman sekitar dalam kondisi kelaparan di hutan. Kemudian pada tahun 1964, polisi setempat menahannya karena dianggap membahayakan. Beberapa kali dikarantina dan diberi terapi, Michael dilepaskan dan kembali hidup di hutan.

Saat ini Michael tinggal di sebuah panti jompo sejak dia dilaporkan menghilang pada tahun 2012. Sebelumnya, dia menetap bersama suku asli Aborigin sebelum akhirnya dirawat oleh lembaga masyarakat tersebut.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill