Connect With Us

Digigit Monyet di Bali, Pria Australia Positif Kena Virus Zika

EYD | Selasa, 2 Februari 2016 | 06:32

Virus Zika (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Pria asal Australia berusia 27 tahun dilaporkan terinfeksi virus Zika setelah melakukan perjalanan ke Bali. Saat di Bali, pria tersebut dikabarkan digigit monyet di Hutan Monyet Ubud. Dia juga menuturkan digigit nyamuk selama di Bali.

Sydney Morning Herald menulis bahwa pria yang dirahasiakan identitasnya itu didiagnosis terinfeksi virus Zika akut saat dirawat di Royal Darwin Hospital.

Laporan menyebut, pria tersebut mengeluh demam dan ada ruam di tubuhnya yang dialami tujuh hari setelah digigit monyet.

Kasus ini dilaporkan dalam Southeast Asian Journal of Tropical Medicine and Public Health pada Mei 2015.

dr. Herawati Sudoyo, MS, PhD dari Lembaga Biologi Molekul Eijikman mengetahui kasus itu dari laporan di jurnal internasional. Tapi, perlu dipastikan apakah yang menularkan virus Zika tersebut adalah monyet atau nyamuk.

“Kasus dideteksi setelah tiba di Australia. Perlu dipastikan apakah karena digigit monyet, yang berarti ada Zika di monyet atau karena gigitan nyamuk. Karena, dia kan digigit nyamuk juga,” kata dr Hera, Selasa (2/2/2016).

Pada 2013 dilaporkan pula seorang perempuan Australia berusia 52 tahun yang baru saja kembali dari Jakarta diketahui terinfeksi virus Zika. Perempuan tersebut mengalami tidak enak badan dan ruam setelah berlibur beberapa hari di Jakarta.

Dia juga mengaku mengalami kelelahan, tidak enak badan, dan sakit kepala.

Empat hari setelah gejala, muncul ruam yang diikuti dengan nyeri otot.

Hasil analisis laboratorium menunjukkan pasien tersebut positif terinfeksi ZIKV. Sebelumnya dia salah diagnosis karena dikira demam berdarah dengue.

“Ada kemungkinan banyak kasus tidak terdiagnosis dengan baik (karena gejalanyanya ringan) atau salah diagnosis, paling sering dikira demam berdarah karena kesamaan klinis,” begitu diungkapkan dalam laporan American Journal of Tropical Medicine and Hygiene.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

BANDARA
InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

InJourney Airports Pangkas Tarif Jasa Bandara 50%, Tiket Pesawat Libur Nataru 2027 Bakal Lebih Murah

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:56

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) resmi menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50 persen bagi penumpang pesawat maupun maskapai penerbangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill