Connect With Us

Siswa Asal Tangerang Jadi Buronan Netizen Dunia, Kepalanya Dihargai 1300 Dollar AS

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:40

Seorang siswa asal Tangerang berinisial MS menjadi buronan netizen di seluruh dunia. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang siswa asal Tangerang berinisial MS viral di sosial media karena menjadi buronan netizen di seluruh dunia. Kepalanya bahkan dihargai dengan tarif 1300 dollar AS atau Rp18 juta (kurs Rp14.000) bagi siapa saja yang menangkapnya.

Siswa Tangerang berinisial MS itu menjadi buronan usai melaporkan grup Fecebook internasional.

Dilansir dari Grid.ID, Sabtu 16 Oktober 2021, MS mengklaim dirinya sebagai pendiri grup Facebook Indonesian Reporting Commision (IReC).

Melalui grup itu, MS melaporkan grup Faceboook Crossovers Nobody Asked For (CNAF), Non Sense Memes dan beberapa grup lainnya.

Akibat laporan itu, grup meme facebook CNAF akhirnya dihapus paksa oleh pihak Facebook pada tanggal 13 Mei 2019.

CNAF sendiri merupakan salah satu grup meme Facebook terbesar yang berisi lebih dari 500.000 member aktif.

Siswa berusia 18 tahun tersebut mengaku dirinya melaporkan beberapa grup meme Facebook raksasa karena dianggap mengandung postingan SARA.

Meski dengan alasan seperti itu, para netizen sepertinya masih marah dengan aksi MS.

Hal ini dikarenakan dampak yang terjadi bagi beberapa netizen Indonesia yang mulai dianggap sebagai warganet 'toxic'.

Menanggapi hal ini, beberapa netizen justru membuktikan kalau sistem yang dimiliki Facebook maupun sosial media lainnya masih belum layak dan terkesan sepihak.

Dikutip dari Papermag.com, beberapa grup yang serupa dengan CNAF juga dikabarkan ikut dihapus paksa oleh Facebook.

Hal ini sontak memberikan kemarahan bagi para member dan beberapa netizen yang senang dengan konten di grup meme tersebut.

Dikutip dari situs Know Your Meme, para netizen yang marah diketahui berhasil menemukan dalang di balik penghapusan grup tersebut.

Tak hanya nama, salah satu netizen dari Indonesia bahkan sampai berhasil membongkar keseluruhan identitas sang pelapor.

Kasus ini telah menjadi pemberitaan media asing, bahkan ada netizen yang mengeluarkan sayembara bagi siapapun yang bisa menemukan MS akan diberi imbalan.

Kepala siswa Tangerang ini dihargai 300 dollar, AS, bagi siapapun berhasil menangkap siswa Tangerang buronan dunia itu.

Disamping itu, adapula netizen dari Mexico yang siap menambah imbalan 1000 dollar bagi siapapun yang bisa menemukan MS.

Kendati demikian, belum diketahui persis terkait kebenaran imbalan buronan tersebut atau hanya sekedar ancaman untuk menakut-nakuti.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

BISNIS
Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Baja Murah Impor dari China Tekan Kinerja Pabrik Industri di Indonesia 

Jumat, 6 Februari 2026 | 11:09

Arus masuk baja impor berharga rendah dari China dinilai terus menekan kinerja industri baja nasional. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melemahnya produksi dalam negeri karena pasar dipenuhi produk impor yang lebih murah dan sulit disaingi.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill