Pergoki ASN Telat Apel Pagi, Wakil Wali Kota Tangerang Ingatkan Sanksi Tegas Menanti
Senin, 31 Agustus 2026 | 18:45
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TANGERANGNEWS.com-Polisi menemukan titik terang dalam pengejarannya memburu dua buronan, pelaku begal sadis yang beraksi di wilayah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Hal demikian dipaparkan Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan saat dikonfirmasi, Jumat, 24 September 2021.
Ia mengatakan, saat ini pemburuan pelaku masih berlangsung. Polisi sudah mengendus keberadaan kedua buronan tersebut. "Ini lagi dikejar," kata Rony.
Ia memastikan, kedua orang tersebut berjenis kelamin laki-laki. Saat ini, kedua pelaku tersebut saling berpencar untuk kabur dari kejaran polisi.
Baca Juga :
"Ya, mereka berpencar. Waktu kemarin di Jakarta dia tinggalnya di kolong jembatan itu anak. Jadi anak jalanan lah," katanya.
Ia menyangkal adanya keterlibatan pelaku berjenis kelamin perempuan. "Enggak ada, laki semua kok," ucapnya.
Sebelumnya, terdapat empat pelaku yang berhasil diringkus polisi terlebih dahulu. Mirisnya, keempat pelaku tersebut masih berusia di bawah umur dan statusnya masih sebagai pelajar.
Masing-masing pelaku berinisial RDS, 17, AFA, 14, FGA, 27, CFR, 17. Atas ulahnya itu, mereka disangkakan Pasal 365 KUHP dan 170 KUHP, karena telah mencuri dan melukai setiap korbannya dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Suasana halaman Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang mendadak tegang pada Senin, 31 Agustus 2026 pagi.
TODAY TAGPecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews