KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Polisi menemukan titik terang dalam pengejarannya memburu dua buronan, pelaku begal sadis yang beraksi di wilayah Bintaro, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Hal demikian dipaparkan Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Rony Setiawan saat dikonfirmasi, Jumat, 24 September 2021.
Ia mengatakan, saat ini pemburuan pelaku masih berlangsung. Polisi sudah mengendus keberadaan kedua buronan tersebut. "Ini lagi dikejar," kata Rony.
Ia memastikan, kedua orang tersebut berjenis kelamin laki-laki. Saat ini, kedua pelaku tersebut saling berpencar untuk kabur dari kejaran polisi.
Baca Juga :
"Ya, mereka berpencar. Waktu kemarin di Jakarta dia tinggalnya di kolong jembatan itu anak. Jadi anak jalanan lah," katanya.
Ia menyangkal adanya keterlibatan pelaku berjenis kelamin perempuan. "Enggak ada, laki semua kok," ucapnya.
Sebelumnya, terdapat empat pelaku yang berhasil diringkus polisi terlebih dahulu. Mirisnya, keempat pelaku tersebut masih berusia di bawah umur dan statusnya masih sebagai pelajar.
Masing-masing pelaku berinisial RDS, 17, AFA, 14, FGA, 27, CFR, 17. Atas ulahnya itu, mereka disangkakan Pasal 365 KUHP dan 170 KUHP, karena telah mencuri dan melukai setiap korbannya dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGDinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggencarkan program Pelatihan Produksi Konten Digital Pemuda untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif dan berdaya saing.
Gelaran turnamen sepak bola Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu 27 September 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews