Connect With Us

Dewan Pers Ingatkan Media Indonesia Tak Termakan Propaganda Israel

Fahrul Dwi Putra | Minggu, 15 Oktober 2023 | 04:53

Ketua Dewan Pers, Ninik Rahayu (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Dewan Pers mengimbau media Tanah Air, meliputi televisi dan siber tak termakan propaganda Israel atas serangan kelompok Hamas.

Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan, konflik Palestina-Israel memang menjadi pemberitaan menarik yang diburu kalangan media.

Namun, konten-konten berita soal konflik Palestina-Israel pada umumnya bukan berasal dari hasil liputan langsung, sehingga dikhawatirkan tercerabut dari konteks peristiwa dan akar permasalahannya.

"Muncul beberapa keluhan yang mempersoalkan akurasi, dramatisasi, dan stigmatisasi atau pelabelan negatif terhadap kelompok tertentu," ujar Ninik dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 14 Oktober 2023.

Ninik menegaskan, konflik Timur Tengah khususnya di Palestina merupakan isu sensitif dengan latar belakang historis dan sosio-psikologisnya yang menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, kehadiran media massa sangat diperlukan untuk mengimbangi informasi simpang siur hingga hoaks yang bertebaran di media sosial.

Dikatakan Ninik, pers harus tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip jurnalisme dan Kode Etik Jurnalistik, termasuk kewajiban menguji informasi (verifikasi, konfirmasi, serta klarifikasi) dan mengedepankan kepentingan publik.

"Penggunaan sumber informasi dari media sosial dan media-media asing perlu ada verifikasi atau klarifikasi lebih lanjut," tegasnya.

Pers Indonesia, kata Ninik, sejalan dengan sikap resmi pemerintah yang mendukung Palestina untuk merdeka dan memiliki negara sendiri yang berdaulat.

Lanjut Ninik, ia mengimbau agar media tidak menyematkan atribusi yang terkesan sebagai pelabelan negatif atau stigmatisasi terhadap kelompok tertentu, terutama di kalangan kelompok masyarakat Palestina. 

"Misalnya label kelompok teroris, itu jelas tidak tepat. Dalam pemberitaan terkait aksi terorisme, Dewan Pers telah mengeluarkan Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/IV/2015 tentang Pedoman Peliputan Terorisme," terangnya.

Pihak perusahaan media diminta berhati-hati dalam menyiarkan berita dengan sumber berasal dari media asing.

Hal ini dilakukan guna menghindari pencampuradukan fakta dan opini yang menghakimi hanya demi mengejar kecepatan tanpa akurasi berita.

"Sikap ini sangat perlu diterapkan agar pers Indonesia tidak termakan propaganda Israel dan media-media pendukungnya," jelasnya.

Adapun penayangan berita mengenai Palestina diimbau agar ditujukan hanya untuk memenuhi fungsi pers sebagai pemberi informasi, edukasi, dan lembaga kontrol sosial.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill