Connect With Us

Waduh, Indonesia Dinobatkan Jadi Negara Paling Malas Berjalan Kaki di Dunia 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Mei 2024 | 10:34

Pengendara motor menggunakan jalur trotoar pejalan kaki di Jalan Mohammad Toha, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Indonesia dinobatkan menjadi dengan negara dengan aktivitas berjalan kaki paling rendah.

Hal itu berdasarkan studi dari Universitas Stanford di Amerika Serikat terkait tingkat kemalasan orang yang enggan berjalan.

Stanford juga mencoba mengevaluasi tingkat aktivitas global, yang dihubungkan dengan peningkatan risiko obesitas yang menjadi perhatian global.

Seperti diketahui, organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan aktivitas fisik tiap individu minimal 150 menit per pekan seperti dilansir dari Indonesia Expat, Jumat, 10 Mei 2024.

Dari penelitian dalam jurnal Nature, tim peneliti mengevaluasi negara-negara di seluruh dunia, memeriksa langkah 717.000 individu dari 111 negara.

Hasilnya, Indonesia menjadi yang paling rendah dengan rata-rata harian terendah, hanya 3.513 langkah. Sementara, posisi tertinggi ditempati Hong Kong dengan 6.880 langkah.

Kendati begitu, masalah kurangnya aktivitas di Indonesia tidak hanya dipicu oleh kemalasan berjalan kaki, terdapat faktor lain seperti, aksesibilitas jalan, transportasi, dan harga kredit sepeda motor cenderung murah serta mudah.

TANGSEL
Flyover Ciputat Viral Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel Desak Pusat Segera Bertindak

Flyover Ciputat Viral Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel Desak Pusat Segera Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:42

Aksi warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat respons langsung dari pemerintah daerah setempat.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill