Connect With Us

Lagi Mukbang, Wanita di China Mendadak Meninggal Dunia 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 19 Juli 2024 | 17:23

Konten kreator mukbang, Pa Xiaoting (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Seorang wanita di China bernama Pan Xiaoting, 24, mendadak meninggal saat melakukan siaran langsung mukbang pada Minggu, 14 Juli 2024. 

Menurut China News, ia mengalami kematian saat melakukan tantangan ekstrem, makan tanpa henti selama lebih dari 10 jam.

Melansir dari kompas.com, hasil autopsi mengungkapkan, perut Xiaoting mengalami deformasi parah akibat penuh dengan makanan yang belum tercerna. 

Insiden ini pun memicu perdebatan mengenai regulasi industri siaran langsung dan bahaya kesehatan dari pola makan ekstrem demi hiburan.

Sebagai informasi, Xiaoting awalnya adalah seorang pelayan biasa. Ia terinspirasi menjadi konten kreator setelah melihat temannya, Liu Qi, meraih kesuksesan melalui mukbang. 

Xiaoting kemudian memutuskan mengikuti jejak Liu, meski awalnya hanya sedikit penonton yang menyaksikan aksinya.

Namun, seiring waktu, Xiaoting mulai mendapatkan perhatian lebih banyak dan menerima berbagai hadiah dari penonton selama siaran mukbangnya. 

Dengan bertambahnya jumlah penggemar, ia mulai mencoba tantangan makan dan siaran yang lebih ekstrem, seperti mengonsumsi lebih dari 10 kilogram makanan dan berbagai jenis makanan berat.

Xiaoting tampak tidak takut dan bahkan bangga akan tantangan tersebut selama siaran langsungnya. 

Padahal, sebelumnya ia pernah dirawat di rumah sakit karena pendarahan lambung akibat makan berlebihan, tetapi tetap melanjutkan mukbang keesokan harinya. Kekhawatiran keluarga dan peringatan warganet tidak diindahkannya.

Akhirnya, Xiaoting tidak mampu menahan tantangan ekstrem tersebut dan meninggal mendadak pada 14 Juli 2024.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill