Connect With Us

Dalami Kasus Jessica, Polda Metro Kirim Penyidik ke Australia

EYD | Sabtu, 27 Februari 2016 | 08:07

Jessica Kumolo Wongso (istimewa / tangerangnews)

TANGERANG – Polda Metro Jaya mengirim penyidik ke Australia. Penyidik ini melakukan pelacakan rekam jejak Jessica yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus kopi mengandung sianida yang menewaskan Wayan Mirna.

Proses pengiriman penyidik ini, menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti, sudah melalui persetujuan Menkum HAM Australia. Penyidik dibantu penuh pihak kepolisian Australia. “Dari latar belakang sejarah pertemanan harus ditarik, peristiwa pertemanan awalnya dari Australia. Bagus sekali untuk meyakinkan pengadilan, termasuk kampus dan tempat kerjanya Jessica,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Sabtu (27/2/2016).

Proses penyidikan ini kabarnya cukup signifikan. Ada catatan mengenai Jessica yang dipegang pihak kepolisian Australia. Kabarnya, ada terkait dugaan kekerasan. Kabarnya Mirna tahu soal rekam jejak teman sekolahnya di Australia tersebut.

Sayang, Krishna tak mau mengungkap soal ini. Menurut dia, penyidik yang dipimpin Wadir Krimum AKBP Ferdy Sambo mendapatkan hasil yang signifikan. “Hasilnya luar biasa, sampai tanggal 19 (Maret) akan ditambah kan kepada berkas yang diperbaiki,” tutup dia. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan dari pihak Jessica.

NASIONAL
KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI

KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI

Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.

WISATA
Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City Gabungkan Desain Geometris Islam dan Batik Banten

Masjid Raya Baitul Mukhtar BSD City Gabungkan Desain Geometris Islam dan Batik Banten

Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:43

Masjid Raya Baitul Mukhtar yang dibangun Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) telah dibuka untuk umum, Jumat 29 Agustus 2025.

TOKOH
Ayahnya Meninggal Dunia Sehari Sebelum Dikukuhkan, Rahmat Tetap Pimpin Paskibraka HUT ke-80 RI di Tangsel

Ayahnya Meninggal Dunia Sehari Sebelum Dikukuhkan, Rahmat Tetap Pimpin Paskibraka HUT ke-80 RI di Tangsel

Senin, 18 Agustus 2025 | 18:07

Rahmat Putra Maulana, siswa SMK Islamiyah yang dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17, menjalankan tugas mulia itu ketika tengah berduka atas ayahnya yang meninggal dunia, sehari sebelum ia dikukuhkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill