Connect With Us

Hoaks Ratusan TKA Tiongkok Terpapar Corona di Kendari

Mohamad Romli | Selasa, 17 Maret 2020 | 20:25

Anggota Jaringan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kebangsaan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jaringan Organisasi Kepemudaan (OKP) Kebangsaan menyatakan keprihatinannya atas beredarnya kabar palsu (hoaks) terkait virus corona. Hoaks yang sempat menghebohkan itu salah satunya kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok yang diidentikan dengan Corona di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Jaringan OKP Kebangsaan yang terdiri dari DPP Gema Mathla'ul Anwar, PP GPII, PB Pemuda Muslimin Indonesia, DPP Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia dan PP HIMMAH Alwasliyah itu meminta masyarakat bersikap bijak agar suasana tetap kondusif.

“Ditengah kondisi keprihatinan Masyarakat Indonesia menghadapi Virus Corona, masih saja ada oknum dan pihak yang dengan sengaja menyebar berita dan unggahan video yang bisa menimbulkan keresahan,” ungkap Ahmad Nawawi, Ketua DPP Gema Mathla’ul Anwar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/3/2020).

Mereka juga meminta seluruh masyarakat untuk tidak sembarangan menyebar berita dan unggahan video, terlebih yang belum tervalidasi kebenarannya, sehingga bisa berpotensi mengundang kepanikan di masyarakat.

“Kami juga mendukung semua upaya yang dilakukan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara untuk melakukan tindakan preventif dan tindakan tegas terhadap siapapun, baik oknum individu atau kelompok yang dengan sengaja menyebar berita dan unggahan video yang  berpotensi memantik kepanikan di masyarakat,” tegas Nawawi.

Kemudian, terkait adanya sebagian pihak yang meminta pencopotan Kapolda Sultra karena kejadian di Bandara Kendari, Jaringan OKP Kebangsaan menilai nya sebagai tindakan yang kontraproduktif, berlebihan dan salah alamat, karena tugas untuk mengawasi lalulintas penumpang dari dan keluar negeri itu aman dan steril dari virus Corona ada pada Dirjen dan Kakanwil Imigrasi beserta jajarannya.

“Sehingga kami mendesak PT. Virtue Dragon Nickel Industry (PT. VDNI) selaku pihak yg mempekerjakan TKA asal Tiongkok itu memberikan klarifikasi dan keterangan resmi terkait kasus tersebut,” pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill