Connect With Us

Pemberitaan Corona, Pokja WHTR : Sumber Harus Kompeten

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 17 Maret 2020 | 18:17

Ketua Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) Imam Fauzi. (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Ketua Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR) Imam Fauzi meminta wartawan yang meliput terkait virus corona untuk mewawancarai narasumber yang kompeten. 

"Sehingga berita yang sampai kepada masyarakat dapat dipertanggung jawabkan," jelas Imam saat ditemui di Sekret Pokja WHTR, Kota Tangerang, Selasa (17/3/2020). 

Imam mengatakan jurnalis dituntut menyusun berita terkait virus Covid-19 dengan akurat sehingga tidak menyebabkan kepanikan di masyarakat sesuai dengan Undang-undang Pers No 40/1999.

"Meminta wartawan untuk tidak membuka data pasien secara lengkap, semua harus dirahasiakan," katanya. 

Imam menambahkan wartawan yang meliput kasus virus corona juga diharapkan dapat menjaga keselamatan diri.

"Wartawan diminta untuk melengkapi diri dengan alat kelengkapan untuk menjaga kesehatan, salah satunya masker," pungkasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill